Gus Dur: Pemerintah Terintimidasi Mayday
Sabtu, 29 Apr 2006 03:22 WIB
Jakarta - Pemerintah meningkatkan keamanan menjelang aksi menyambut Hari Buruh pada 1 Mei mendatang. Namun, mantan presiden Abdurrahman Wahid menilai reaksi pemerintah berlebihan."Saya heran begitu saja pemerintah sudah terintimidasi," ujar Gus Dur usai peringatan Maulid Nabi di DPP PKB, Jl Kalibata Timur I no 12, Jakarta, Jumat (28/4/2006) pukul 22.30 WIB.Menurut Ketua Dewan Syuro DPP PKB ini, pemerintah seharusnya bereaksi wajar menyambut mayday. Gus Dur sendiri tidak yakin jumlah massa peserta aksi akan mencapai seratusan ribu orang."Kalau tidak jadi seratus ribu, berarti pemerintah terintimidasi toh?" Gus Dur balik bertanya.Gus Dur tidak bisa memprediksi apakah Mayday akan ricuh. Menurutnya itu tergantung aksi reaksi antara buruh dan aparat keamanan. Mengenai UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, apakah Gus Dur sepakat dengan wacana revisi?"Saya rasa bukan sepakat, tidak sepakat. Saya rasa ada hal di dalam UU itu yang harus dijelaskan. Memberi penjelasan kok ribut gitu lho?" tandasnya.
(fay/)











































