Mayday, Polda Sumut Kerahkan 2.000 Personil
Sabtu, 29 Apr 2006 01:38 WIB
Medan - Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan pada aksi Hari Buruh pada 1 Mei mendatang, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berencana menurunkan sekitar 2.000 personil. Para petugas akan ditempatkan pada lokasi strategis untuk memastikan aksi berlangsung tertib. Kapolda Sumut Irjen Pol Bambang Hendarso Danuri menyatakan, rencana itu untuk memastikan aksi berlangsung sesuai rencana. Namun Kapolda menegaskan, kesiapsiagaan kepolisian tetap dalam kondisi normal. Tidak ada kondisi siaga satu, apalagi sampai perintah tembak di tempat. "Akan dilakukan pengamanan yang sebaik-baiknya. Tetapi para buruh juga harus menyepakati tujuan dan sasaran aksinya dengan jelas," kata Kapolda usai pertemuan dengan organisasi buruh di Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro, Medan, Jumat (28/4/2006). Kapolda Bambang Hendarso menghimbau para buruh dalam menjalankan aksi Mayday dengan tertib. Buruh diminta tidak melakukan tindakan perusakan aset maupun fasilitas milik negara dan fasilitas lainnya. "Polisi pada prinsipnya akan mengamankan aksi Mei 2006 dengan baik," tukas Kapolda. Seperti juga daerah lainnya, Peringatan Mayday akan dimanfaatkan ribuan buruh di Sumut, untuk turun ke jalan. Tema utama yang akan diusung adalah penolakan revisi UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Kalangan pengusaha di Medan menyatakan, kendati ada aksi demo, operasional perusahaan tetap akan berjalan seperti biasa.
(fay/)











































