Depknakertrans Restui Mayday
Jumat, 28 Apr 2006 23:05 WIB
Jakarta - Depnakertrans menilai aksi buruh pada 1 Mei mendatang adalah perayaan internasional yang wajar diadopsi Indonesia. Walaupun tidak tertutup kemungkinan, para buruh akan kembali memprotes revisi UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan. "Itu sesuatu yang biasa saja. Mayday itu hari buruh internasional, jadi siapa saja yang mengadopsi itu silahkan saja memperingati," ujar Kapus Humas Depnakertrans Ruslan Irianto Simbolon di Depnakertrans, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2006).Menurut Irianto, ada kemungkinan buruh kembali menuntut revisi UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan. Dia meminta semua pihak bersabar karena proses kajian dari akademisi masih berlangsung."Jadi sama-sama sabar saja. Kalau nanti pemerintah intervensi dengan memberikan deadline nanti terkesan titipan. Jadi biarlah mereka bekerja dulu, nanti kita lihat hasilnya," cetus Irianto.Depnakertrans mengatakan salut terhadap aparat yang menyiapkan diri untuk menghadapi aksi Mayday. Depnakertrans sendiri tidak melakukan persiapan khusus menyambut aksi tersebut.Pihaknya telah menerima surat resmi dari Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia. Massa akan melakukan aksi ke Depnakertrans dan ingin bertemu dengan menteri. "Saya belum memastikan apakah menteri akan menerima mereka atau tidak," tandasnya.
(fay/)











































