Sumsel Minta Ditunjuk Jadi Penyuplai Listrik

Sumsel Minta Ditunjuk Jadi Penyuplai Listrik

- detikNews
Jumat, 28 Apr 2006 20:16 WIB
Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melirik rencana kerjasama PLN dengan tiga perusahaan Cina senilai US$ 6-7 miliar. Gubernur Sumsel Syahrial Oesman berharap daerahnya dapat memasok 3,5-4 ribu dari total 10 ribu megawatt listrik."Itu berarti kita berharap pembangunan pembangkit tersebut ada di Sumsel," kata Syharial usai menghadiri peresmian situs www.sumsel.go.id di Hotel Horison, Jl Angkatan 45, Palembang, (28/4/2006).Menurut Syahrial, Pemprov Sumsel sungguh-sungguh akan menjadikan daerahnya sebagai lumbung energi nasional. Pihaknya akan menyurati Wakil Presiden Jusuf Kalla agar memilih Sumsel sebagai lokasi pembangunan PLTU tersebut. "Sumsel punya batubara yang dapat menyiapkan kebutuhan bagi pembangkit listrik nonBBM khususnya PLTU batubara atau gas sebesar 3,5-4 ribu megawatt," katanya.PT PLN bekerja sama dengan tiga perusahaan Cina yakni Harbin Electric Inc, Shanghai Electric, dan Dongfang Electric Corp, akan membangun sejumlah pembangkit listrik berkapasitas 10 ribu megawatt. Listrik ini disuplai dari 11 unit berkapasitas 300 megawatt, 6 unit berkapasitas 600 megawatt, dan beberapa unit dengan kapasitas rendah. Untuk menyuplai listrik sebesar 4 ribu megawatt, diperlukan jaringan interkoneksi antara Sumatera dan Jawa. "Dengan adanya jaringan interkoneksi tersebut, listrik dari Sumsel selain memasok kebutuhan di Sumatera juga bisa disuplai untuk kebutuhan di Jawa," katanya. Sebagai lumbung energi nasional, Sumsel memiliki cadangan batubara 22,24 miliar ton atau 48 persen cadangan nasional. Sumsel juga memiliki cadangan gas bumi 24,01 TSCF (triliun kaki kubik), cadangan minyak bumi 704,518 MSTB (million stock tank barrels), cadangan panas bumi 1.335 MW, dan cadangan gas metan 183 TSCF. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads