Ivan Victor Didakwa Bunuh Prajurit TNI Sertu Yorhan di Depok

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 15:30 WIB
Pelaku pembunuhan anggota TNI di Depok dihadirkan di jumpa pers Polresta Depok
Pelaku pembunuhan anggota TNI di Depok (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Sidang kasus pembunuhan anggota TNI Satuan Menzikon Puziad TNI AD, Sertu Yorhan Lopo, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Ivan Victor Detham didakwa membunuh Sertu Yorhan Lopo secara sengaja.

"Bahwa terdakwa Ivan Victor Dethan alias Ivan dengan sengaja merampas nyawa orang lain korban meninggal dunia atas nama Yorhan Lopo," kata jaksa penuntut umum (JPU) membacakan surat dakwaan di PN Depok Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, Selasa (7/12/2021).

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu, 22 September 2021, sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi kejadian di teras sebuah rumah Jalan Patumbak RT 004 RW 005, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Ivan awalanya mendapat ajakan untuk mendampingi saksi bernama Roy Marthen Leonard Mbau Doek dan istrinya, Rendy Pondesta Yasin alias Kakak Nona, untuk mengklarifikasi serta mendamaikan perselisihan di antara sesama perantau dari Nusa Tenggara Timur (NTT) secara kekeluargaan. Setibanya di lokasi, ada percekcokan yang terjadi antara Marnus Surya Adiesta alias Majer dan Adam Y Sefao.

"Sampai di lokasi, saat proses mendamaikan perselisihan, terdakwa melihat terjadi percekcokan Marnus Surya Adiesta alias Majer dengan Adam Y Sefao," tuturnya.

Ivan, yang terpancing emosi, lalu melukai Adam Y Sefao dengan pisau. Ivan kemudian menusuk Sertu Yorhan yang saat itu maju ke arahnya. Sertu Yorhan ditusuk di bagian dada kiri menggunakan pisau yang telah dipersiapkan Ivan.

"Selanjutnya, terdakwa karena kondisi terpancing emosi langsung melukai Saksi Adam Y Sefao menggunakan pisau. Setelah itu, karena melihat korban Yorhan Lopo bergerak maju mendekati ke arah terdakwa, selanjutnya dengan menggunakan pisau yang terdakwa persiapkan langsung menusuk secara keras ke arah dada korban Yorhan Lopo yang mana akibat perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan korban Yorhan Lopo terjatuh," ujarnya.

Ivan kemudian kabur mengamankan diri. Dari hasil visum, didapati luka terbuka pada bagian dada kiri Sertu Yorhan yang memotong jantung akibat tusukan senjata tajam.

"Berdasarkan keterangan visum forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tk I R Said Sukanto, didapatkan hasil dengan kesimpulan telah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah seorang laki laki berusia 42 tahun dan pada pemeriksaan ditemukan adanya luka terbuka pada dada sisi kiri yang memotong jantung akibat kekerasan tajam. Selain itu tampak organ organ dalam tubuh yang pucat sebab mati orang ini akibat kekerasan tajam pada dada yang memotong jantung sehingga mengakibatkan pendarahan," ucapnya.

Akibat perbuatannya, Ivan didakwa pasal berlapis, yaitu Pasal 338 KUHP serta Pasal 351 ayat (1) dan (3) KUHP.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat pria di Jl Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Kamis (23/9) pagi lalu, membuat geger warga. Korban ditemukan tidak bernyawa dengan luka tusuk di bagian dada.

Belakangan diketahui bahwa korban adalah Sertu Yorhan Lopo, anggota Satuan Menzikon Puziad TNI AD. Selain Yorhan, satu orang lainnya berinisial A mengalami luka tusuk di bagian paha.

Polisi kemudian bergerak menyelidiki pembunuhan itu. Kurang dari 24 jam, pelaku pembunuhan bernama Ivan Victor Detham (28) ditangkap polisi pada Kamis (23/9) sekitar pukul 10.30 WIB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

(dek/dhn)