Kemendes Siapkan Lomba Promosi Desa Wisata Berhadiah Total Rp 1 Miliar

Nada Zeitalini - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 14:31 WIB
Kemendes PDTT
Foto: Dok. Kemendes PDTT
Jakarta -

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sedang menyiapkan platform promosi dan lomba promosi desa wisata. Dalam perlombaan tersebut, Kemendes PDTT menyiapkan total hadiah Rp 1 miliar lebih.

Menurut Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, promosi merupakan hal penting untuk mempopulerkan desa wisata. Meski demikian hal ini tidak boleh keluar dari akar budaya sebagaimana tujuan SDGs Desa ke- 18.

"Wisata itu yang penting promosinya. Kalau promosinya bagus, orang juga pasti tertarik," tegas Halim Iskandar, dalam keterangan tertulis Selasa (17/12/2021).

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Desa Wae Lolos, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meresmikan berbagai Bantuan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung Pengembangan Objek Wisata Tahun 2021 Desa Wae Lolos dan Sano di Kabupaten Manggarai Barat serta Desa Nanga Mbaur dan Desa Compang Ndejing di Kabupaten Manggarai Timur.

Masing-masing desa tersebut mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 juta untuk membangun berbagai fasilitas penunjang desa wisata. Beberapa fasilitas yang berhasil dibangun di Desa Wae Lolos adalah toilet umum di desa wisata, kolam air panas, dan gazebo.

Diketahui, desa wisata di Wae Lolos memiliki kolam air panas yang memiliki beberapa manfaat, salah satunya untuk kesehatan. Menurut Halim Iskandar, hal ini harus disebarluaskan ke seluruh masyarakat sehingga Labuan Bajo tidak hanya tentang wisata di tengah kota.

"Kabupaten Manggarai baik Timur dan Barat, ini tidak bisa hanya bicara Labuan Bajo. Ada desa-desa yang harus kita ketahui totalitasnya. Wisatawan datang tidak hanya di Labuan Bajo tapi juga desa wisata yang enggak kalah menarik dari wisata tengah kota," imbuhnya.

Lebih lanjut Halim Iskandar mengatakan datang ke desa secara langsung adalah hal wajib yang dilakukannya di setiap kunjungan kerja. Ia menyebut bahwa membangun Indonesia harus dilakukan dari desa dengan segala potensinya.

"Kalau saya ke satu daerah yang saya tuju pertama adalah desa. Desa pasti punya ciri khas dan membangun desa adalah sebuah keharusan, sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditunda tunda lagi," papar Halim Iskandar.

Dalam kesempatan itu, Halim Iskandar juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endiyang. Edistasius menyebut hanya menteri yang akrab disapa Gus Halim ini yang datang langsung mengunjungi desa di Labuan Bajo.

"Banyak menteri yang datang ke Labuan Bajo ke Manggarai Barat tapi hanya Menteri Desa yang datang ke desa di Manggarai barat," jelas Edistasius.

Tidak hanya itu, kedatangan Menteri Desa ini juga disambut upacara Tuak Curu dan Manuk Kapu yang menunjukkan penjemputan dan pengucapan selamat datang. Selain Gus Halim dan Bupati Manggarai Barat, hadir pula Dirjen PDP, Sugito dan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.

(akn/ega)