Muncul Guguran Lava Merapi Sejauh 1,5 Km

Muncul Guguran Lava Merapi Sejauh 1,5 Km

- detikNews
Jumat, 28 Apr 2006 18:20 WIB
Yogyakarta - Gunung Merapi semakin bergemuruh. Desakan magma ke atas terus terjadi dengan cara mencari celah yang terlemah di antara kubah-kubah lava. Akibat desakan dan getaran di puncak, guguran sempat terjadi satu kali dengan jarak 1,5 kilometer."Sempat terjadi guguran satu kali dengan jarak 1,5 kilometer. Jarak itu lumayan jauh," kata Kepala Seksi Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandriyo, di kantornya, Jl Cendana, Yogyakarta, Jumat (28/4/2006).Guguran lava itu dicatat oleh petugas di Pos Pengamatan Babadan, Desa Krinjing, tetapi tidak bisa dilihat secara visual karena cuaca saat itu berkabut. Guguran lava itu terjadi pada hari Kamis malam hari. "Arahnya ke barat daya masuk ke hulu Sungai Lamat tidak jauh dari Desa Ngargomulyo," katanya. Subandriyo menegaskan guguran lava itu terjadi akibat desakan terhadap kubah-kubah lava tua yang ada di sisi barat daya dan barat. Namun pihaknya belum bisa memastikan kubah lava tua tahun berapa yang mulai longsor sedikit-demi sedikit."Memang itu akibat desakan magma, tapi kita belum tahu posisi persisnya karena terhalang cuaca kabut," katanya.Dia mengatakan, pada hari ini, Jumat (28/4/2006) pada pukul 00.00 - 06.00 WIB, terjadi 38 kali gempa fase banyak (MP), lima kali gempa guguran, dan kegempaan low frequency (LF) tiga kali. Sebelumnya, Kamis (27/4/2006) tercatat gempa vulkanik dangkal (VTB) terjadi satu kali, MP 125 kali, gempa guguran 20 kali, dan LF empat kali. "Secara umum kegempaan masih berfluktuasi dalam jumlah yang tinggi, dan status aktivitas Merapi masih 'siaga'," katanya.Sedangkan hasil pengamatan visual terhadap puncak Merapi dari pos pengamatan Jrakah Selo Boyolali, asap solfatara berwarna putih tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 500 meter pukul 05.40 WIB. (nrl/)



Berita Terkait