Banjir Makassar, Plt Gubernur Sulsel Janji Perbaiki Drainase dan Kanal

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 13:17 WIB
Potret banjir di Makassar.
Banjir Makassar (Foto: dok. BPBD dan Damkar Makassar)
Makassar -

Sejumlah titik di Kota Makassar mulai terendam banjir akibat intensitas hujan lebat yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini. Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menjanjikan akan memperbaiki drainase dan kanal.

"Sistem drainase, pompa, dan kondisi kanal yang akan menjadi perhatian dan sinergi kami bersama dalam upaya memastikan masalah genangan kota bisa diselesaikan. Bukan hal mudah, tapi dengan semangat mencari solusi bersama, kita dapat perlahan atasi," kata Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan resminya, Selasa (7/12/2021).

Dengan meningkatnya curah hujan, Pemprov Sulsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, dan Pemkot Makassar.

"Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulsel, dan Bapak Wali Kota Makassar, maka tim telah bergerak bersama meninjau kanal Jongaya," ujarnya.

Dia menyampaikan, saat tim meninjau, Dinas PU Kota Makassar mendatangkan mobile pump untuk memompa air drainase keluar ke kanal dengan posisi pintu drainase ditutup. Meski masih terjadi genangan di ruas Pettarani dan Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya depan kantor Gubernur Sulsel, dampak genangan lebih berkurang dari tahun lalu.

"Genangan air ruas Jalan Pettarani setelah upaya tahun ini oleh Balai Jalan Nasional membuat saluran besar di sisi kiri kanan jalan, termasuk depan kantor Gubernuran, maka masih terpantau terjadi genangan pada ruas Pettarani dan depan kantor meski relatif berkurang dari tahun lalu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BBWS-PJ Adenan Rasyid menyampaikan pihaknya sudah melakukan pemantauan dan berkomunikasi dengan Plt Gubernur.

"Dari hasil pantauan, tidak ada air yang mengalir dari drainase Alauddin. Kanal Jongaya masih memiliki kapasitas tampung untuk aliran dari drainase Alauddin dan drainase Landak," ujarnya.

Simak juga 'Seruakan Massa Udara Dingin Masih Pengaruhi Cuaca di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(fiq/idh)