Pengumuman PPKM Level 3 Saat Nataru: Disampaikan Muhadjir, Dibatalkan Luhut

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 11:10 WIB
PPKM Level 3 Se-Indonesia Mulai 24 Desember, Ini yang Perlu Diperhatikan
Ilustrasi PPKM level 3 (Foto: Infografis detikcom/Denny)

22 November 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah memberi arahan terkait rencana Indonesia menerapkan PPKM level 3 saat libur Natal dan tahun baru. Jokowi meminta hal ini disampaikan secara baik kepada masyarakat dengan menyertakan data-data kenaikan kasus Corona di Eropa.

"Rencana penerapan PPKM level 3 di Indonesia pada saat Natal dan tahun baru ini agar dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat," kata Jokowi dalam pengantar rapat terbatas evaluasi PPKM, Senin (22/11/2021).

Jokowi menyebut penyampaikan kenaikan kasus Corona di Eropa sebagai latar belakang pengambilan keputusan PPKM level 3 penting karena masih ada yang menolak kebijakan ini. Jokowi menegaskan PPKM level 3 saat Natal dan tahun baru penting karena bisa mencegah ekonomi bangsa terpukul lagi.

"Sampaikan mengenai perkembangan kasus-kasus, kenaikan kasus yang ada di Eropa ini penting sekali sebagai sebuah background keputusan yang akan kita ambil karena memang ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM level 3 ini karena memang menginginkan situasi menjadi normal kembali," kata Jokowi.

"Tetapi kita harus ingat bahwa apa pun, utamanya ini pariwisata di Bali terdampak paling dalam, tetapi perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tidak terkendali justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita," ujar Jokowi.

25 November 2021

Menko Luhut juga mengomentari soal banyak penolakan terkait rencana kebijakan PPKM level 3 pada periode Nataru. Luhut menegaskan kebijakan PPKM Level 3 selama Nataru dibuat pemerintah untuk melindungi rakyatnya. Dia justru mempertanyakan keluhan dan penolakan yang terjadi.

"Sekarang gini, kamu tuh mau ada sedikit dibikin aturan tapi aman, atau nggak ada aturan tapi sakit? Pilih mana? Udah lah pemerintah itu konteksnya mau lindungi rakyatnya," ungkap Luhut kepada wartawan di Bali, Kamis (25/11/2021).

Dia mengatakan tanpa ada aturan PPKM Level 3, bisa-bisa masyarakat banyak kembali terkena virus COVID-19. "Kalau nggak ada aturan bebas merdeka, bebas merdeka terus sakit juga bisa kena kamu," ujarnya.

Soal pariwisata di Bali sendiri, menurut Luhut sejauh ini sudah makin baik kondisinya sekarang. Dia juga mengungkapkan hotel-hotel mulai penuh okupansinya.

"Nggak juga tambah baik kan sekarang, tadi penuh hotel semua," kata Luhut.