Aksi Solidaritas dari Jateng untuk Korban Bencana Alam Jatim

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 06 Des 2021 23:51 WIB
Jateng
Foto: dok. Pemprov Jateng
Jakarta -

Di balik beragam bencana yang kerap menghampiri Indonesia, ada aksi solidaritas yang tumbuh subur dari berbagai lapisan masyarakat. Aksi ini tidak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat Indonesia yang selalu ada dan ingin membantu orang yang membutuhkan.

Salah satu aksi solidaritas yang cukup terlihat yakni ketika erupsi Gunung Semeru terjadi pada, Sabtu (4/12/2021) lalu.

Bencana tersebut menggerakkan hati banyak orang tak terkecuali pemerintah untuk turut membantu para korban bencana alam. Di Jawa Tengah misalnya, Pemprov Jateng berupaya membangun aksi solidaritas dengan mengirimkan bantuan kepada saudara-saudara yang terkena musibah erupsi Gunung Semeru.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan aksi solidaritas ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban erupsi Gunung Semeru. Perlu diakui, erupsi Gunung Semeru banyak memberikan kerugian bagi masyarakat setempat.

"Apapun dari Jawa Tengah hari ini mencoba membantu saudara-saudara kita dari operasi kemanusiaan ini agar bisa meringankan beban mereka," ucap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam keterangan tertulis, Senin, (6/12/2021).

Ganjar Pranowo menambahkan, pihaknya telah menyediakan beragam paket bantuan yang siap didistribusikan ke Jawa Timur.

"Bantuan logistik yang dikirimkan berupa kasur, perlengkapan pakaian wanita, balita hingga lansia, perlengkapan rumah tangga, dan dua tangki air bersih sesuai dengan kebutuhan warga di lokasi bencana," tambahnya.

Aksi solidaritas pun tak hanya sebatas memberikan bantuan logistik saja. Namun, Pemprov Jateng juga menerjunkan sejumlah relawan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru.

Ganjar memerintahkan, mereka yang turun ke lapangan perlu menjalin koordinasi dengan perangkat daerah setempat. Langkah itu bertujuan agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan maksimal.

"Saya minta kawan-kawan begitu datang, lapor, BKO kan diri untuk menerima perintah,sehingga nanti kita tidak jalan sendiri, tapi terorganisasikan dengan baik disana," pungkasnya.

(prf/ega)