Hakim Ingatkan Azis Syamsuddin Tak Dekati Majelis dan 'Urus' Perkara

Zunita Putri - detikNews
Senin, 06 Des 2021 12:45 WIB
Jakarta -

Sebelum sidang dakwaan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditutup, hakim ketua Muhammad Damis memberi peringatan ke Azis. Damis meminta Azis menjalani sidangnya sesuai aturan.

"Saya ingin mengingatkan beberapa hal kepada Saudara. Pertama, Saudara hadapi saja masalah ini, tidak usah berpikir untuk mengurus perkara saudara, apalagi berpikir untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke majelis hakim. Mohon itu tidak dilakukan," kata hakim ketua Damis sebelum menutup sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (6/12/2021).

Hakim memastikan akan berlaku adil terhadap Azis. Hakim menyatakan akan menjatuhkan hukuman ke Azis jika terbukti salah dan akan membebaskan Azis jika tidak terbukti bersalah.

"Yang pasti kalau Saudara terbukti kita nyatakan terbukti, kalau tidak akan kita nyatakan tidak terbukti dan akan dibebaskan dan lain-lainnya semuanya silakan konsultasi ke tim penasihat hukum," kata Damis.

"Baik Yang Mulia," jawab Azis.

Dalam sidang ini, Azis didakwa memberi suap ke mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin. Azis didakwa memberi suap sekitar Rp 3,6 miliar.

"Bahwa Muhammad Azis Syamsuddin telah melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu Terdakwa telah memberi uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000 kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yaitu kepada Stepanus Robin Pattuju selaku penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujar jaksa KPK Lie Putra Setiawan saat membacakan dakwaan.

Jika dirupiahkan, USD 36 ribu setara dengan Rp 519.771.531. Jika ditotal keseluruhan, suap yang diberikan Azis sekitar Rp 3.619.658.531.

Azis pun tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan itu. Sidang Azis selanjutnya akan digelar Senin (13/12) dengan pemeriksaan saksi.

(zap/mae)