Lewat Film Kadet, Wakil Ketua MPR Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Nada Zeitalini - detikNews
Senin, 06 Des 2021 11:55 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Narasi perjuangan bangsa harus terus digaungkan untuk menanamkan dan memperkokoh pemahaman empat konsensus kebangsaan setiap warga negara. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI dalam pemutaran film berjudul Kadet 1947 di Semarang, Jawa Tengah.

"Semangat nasionalisme yang ditanamkan oleh para pemuda sejak tahun 1928 melalui Sumpah Pemuda harus mampu ditularkan di setiap masa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Dalam acara nonton bareng film Kadet 1947 karya Rahabi Mandra dan Winaldo Artaraya Sawatia dirangkai dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan dari Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Sosialisasi lewat heroisme film itu akan berlangsung hingga 12 Desember 2021 di lima kota di Jawa Tengah yaitu Semarang, Purwokerto, Pekalongan, Surakarta dan Tegal. Adapun targetnya yaitu 1.600 penonton dari kalangan muda.

Lestari menambahkan, menurutnya semangat mempertahankan kemerdekaan dan menolak segala bentuk agresi militer atas nama cinta tanah air juga harus terus digelorakan. Keberhasilan serangan udara oleh para pemuda AURI di masa lalu yang digambarkan pada film Kadet 1947 memperkuat keyakinan dan rasa bangga kita sebagai bangsa yang merdeka.

Selain itu, patriotisme yang ditunjukkan para kadet, antara lain Komodor S. Suryadarma bersama Komodor Muda Udara Halim Perdanakusuma itu, semakin memperkuat pesan dari konstitusi UUD 1945 bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Lestari menjelaskan, dari film Kadet 1947 kita belajar pentingnya terus memupuk semangat mengisi dan mempertahankan kemerdekaan. Lewat film berdurasi 90 menit itu pula menjadi upaya membangkitkan patriotisme setiap warga negara dengan narasi perjuangan yang dilandasi nilai-nilai empat konsensus kebangsaan dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia berharap, berbagai bentuk kreativitas dalam penyampaian nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan. Hal ini bertujuan agar generasi muda sebagai penerus bangsa dapat memahami pentingnya nilai-nilai luhur warisan para pendiri negeri, yang berperan membentuk karakter anak bangsa.

Simak juga 'Analis Politik Kritik MPR Kekanakan Gegara Tuntut Sri Mulyani Mundur':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)