Survei Capres Indikator: Prabowo Teratas, Pemilih Jokowi Lari ke Ganjar

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 15:17 WIB
Jakarta -

Indikator Politik Indonesia merilis survei elektabilitas simulasi calon presiden Pemilu 2024. Hasilnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menduduki posisi teratas.

Survei digelar pada periode 2-6 November 2021 melibatkan 2.020 responden berusia di atas 17 tahun dengan rincian sampel basis 1.220 orang dan oversample 800 responden. metode survei menggunakan metode simple random sampling. Ukuran sampel basis memiliki toleransi kesalahan sekitar ± 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei dirilis pada 5 Desember 2021.

Survei mulanya menampilkan 'top of mind pilihan presiden' apabila pemilihan diadakan saat ini. Hasilnya, Presiden RI Joko Widodo menempati posisi teratas sebesar 19,6%, disusul Prabowo Subianto sebesar 14%.

"Kalau top of mind, Pak Jokowi peringkat pertama. Jadi masih ada hampir 20 persen warga yang menyebut Pak Jokowi sebagai capres yang akan mereka pilih jika pemilu diadakan hari ini. Melalui simulasi terbaik, kita tak ngasih jawaban apa pun," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi virtual, Minggu (5/12/2021).

Setelah nama Jokowi dikeluarkan karena aturan konstitusi, pilihan calon presiden dilakukan simulasi 30 nama semiterbuka. Hasilnya, posisi teratas dipegang oleh Prabowo Subianto sebesar 23,7%. Disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 20,9% dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 15,1%.

Burhanuddin memberi catatan, meskipun Prabowo berada di peringkat atas, mayoritas suara pendukung Jokowi menjadi presiden beralih ke Ganjar Pranowo.

"Pemilih Pak Jokowi sebagian besar lari ke Ganjar nomor 2. Meskipun selisihnya tidak jauh dengan peringkat pertama, Pak Prabowo. Anies peringkat ketiga. Yang lainnya di bawah 5 persen," jelasnya.

Berikut rinciannya 30 nama semiterbuka:

1. Prabowo Subianto: 23,7%
2. Ganjar Pranowo: 20,9%
3. Anies Baswedan: 15,1%
4. Ridwan Kamil: 5,1%
5. Sandiaga Uno: 4,5%
6. Agus Harimurti Yudhoyono: 3,3%
7. Susi Pujiastuti: 2%
8. Khofifah Indar Parawansa: 1,7%
9. Tri Rismaharini: 1,7%
10. Ust. Abdul Somad: 1,4%
11. Erick Thohir: 1,3%
12. KH Ma'ruf Amin: 1,2%
13. Hary Tanoesoedibyo: 1,2%
14. Puan Maharani: 1,0%
15. Gatot Nurmantyo: 0,9%
16. Sri Mulyani Indrawati: 0,6%
17. Surya Paloh: 0,6%
18. M Mahfud MD: 0,6%
19. Andika Perkasa: 0,4%
20. Airlangga Hartanto: 0,4%
21. Rizieq Shihab: 0,4%
22. Muhaimin Iskandar: 0,2%
23. Ahmad Syaikhu: 0,2%
24. Budi Gunawan: 0,2%
25. Bambang Soesatyo: 0,1%
26. Zulkifli Hasan: 0,1%
27. Moeldoko: 0,1%
28. Suharso Monoarfa: 0,1%
29. Tito Karnavian: 0,0%
30. La Nyalla Mattalitti 0,0%
31. Lainya 1,8%
32. Tidak tahu, tidak jawab: 9%


Selanjutnya, simulasi capres 2024 dikerucutkan menjadi 10 nama, 8 nama, dan 3 nama. Di simulasi 3 nama, Prabowo masih memimpin dengan hasil 27,6% disusul Ganjar 23,7% kemudian Anies 17,2%.

Selain itu, Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi tiga paslon teratas dipasangkan oleh sejumlah nama besar sebagai cawapres. Simak hasilnya di halaman berikutnya.