Seratusan Wartawan Bogor Aksi Tolak Premanisme

Seratusan Wartawan Bogor Aksi Tolak Premanisme

- detikNews
Jumat, 28 Apr 2006 11:41 WIB
Jakarta - Sekitar seratus wartawan cetak dan elektronik yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Bogor menggelar aksi unjuk rasa menentang premanisme. Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB, Jumat (28/4/2006), berlangsung di depan Balaikota Bogor, Jalan Juanda dan Mapolwil Bogor, Jalan Kapten Muslihat.Dalam aksinya, para wartawan menolak kekerasan atau premanisme yang dilakukan aparat maupun masyarakat. Mereka mengecam aksi kekerasan aparat keamanan kampus UPN Veteran Surabaya yang terjadi beberapa hari lalu dan kasus kekerasan terhadap wartawan saat meliput aksi di kampus Cenderawasih, Abebura, Papua."Kami mendesak kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku kekerasan. Kami juga menyerukan agar aparat keamanan dan masyarakat pada umumnya menghormati kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang," kata koordinator aksi, Endang Gunawan. Endang meminta aksi premanisne harus dihentikan. Kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan pemberitaan pers, silakan menempuh jalur mekanisme yang ada seperti hak jawab. "Karena kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi hanya akan memicu masalah baru," katanya.Usai melakukan aksi di depan Balaikota, seratusan wartawan melakukan aksi longmach ke Mapolwil Bogor. Mereka kemudian diterima oleh Kapolwil Kombes Pol Sukrawardi Dahlan. Dalam dialog antara kedua belah pihak, Kapolwil Bogor mendukung aksi melawan premanisme. "Tidak dibenarkan premanisme terhadap wartawan, karena tugas wartawan mulia," kata Sukrawardi Dahlan. (jon/)


Berita Terkait