Dramatis! 7 Nelayan Selamat dari Maut Saat Kecelakaan Laut di Selat Bali

Sui Suadnyana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 07:16 WIB
Kecelakaan laut di Selat Bali
Kecelakaan laut di Selat Bali. (Dok. Polres Jembrana)
Jembrana -

Kecelakaan laut terjadi di Selat Bali, tepatnya di wilayah perairan Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Kecelakaan itu dialami 7 nelayan saat memancing ikan.

"Telah terjadi kecelakaan laut 1 unit sampan nelayan terbalik saat memancing ikan," kata Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Raka Wiratma dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Minggu (5/12/2021).

Sebanyak 7 nelayan korban kecelakaan laut tersebut berhasil diselamatkan. Mereka adalah A'an Nur Hakiky (29), Aria Kusuma Samsu (31), Dwi Jatmiko (29), Ahmad Novi Handoko (31), Arif Wahyudi (31), Hariyanto (56), dan Haryono (55).

Raka menuturkan kecelakaan laut tersebut terjadi pada Sabtu (4/12) sekitar pukul 14.00 Wita. Lokasi kecelakaan dengan posisi kurang-lebih 300 meter dari pinggir pantai dengan koordinat E.114°.25'.21,77" S. 8°10'.6 35".

Peristiwa berawal pada Sabtu (4/12) sekitar pukul 08.00 Wita, 7 nelayan pergi melaut dari pesisir Pantai Boom di Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka berangkat dengan 1 unit Sampan Hani Adistia.

Sekitar pukul 14.00 Wita di perairan Selat Bali, korban A'an Nurhakiky sedang menarik ikan di perairan Selat Bali. Kemudian korban yang lain penasaran dan melihat ikan di lambung sebelah kiri sampan sehingga mengakibatkan sampan miring ke kiri dan terbalik.

"Atas kejadian tersebut, kedua korban jatuh ke laut, namun segera mendapat pertolongan oleh warga nelayan (Kelurahan) Gilimanuk atas nama Wagiman," terang Raka.

Kemudian anggota Satpolairud Polres Jembrana Kantor Gilimanuk menggunakan K.P XI-2006 Tanjung Rening dengan Komandan Kapal Bipka I Kade Suantaka berserta anggota dan nelayan melakukan pertolongan kepada korban. Mereka juga melakukan evakuasi terhadap sampan untuk dibawa ke pinggir pantai.

Meski 7 nelayan tersebut berhasil selamat, perahu berukuran panjang 9 meter yang digunakan melaut mengalami patah pada bagian penyeimbang bagian kiri. Selain itu, peralatan menangkap ikan dan perlengkapan lainnya hilang. Kerugian materiil yang diakibatkan atas kejadian tersebut kurang-lebih sebesar Rp 7 juta.

"Sekira pukul 17.30 Wita, kelima penumpang/pemancing diizinkan pulang ke Banyuwangi dengan naik KMP Gilimanuk. Sementara Haryono dan Hariyanto masih menjaga sampannya di pesisir Pantai Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk," jelas Raka.

Simak juga 'Proses Evakuasi ABK Kapal Kargo yang Terbakar di Cilacap':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)