Warga Kibarkan Bendera Bulan Bintang di Milad GAM, ini Respon KPA

Agus Setyadi - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 23:37 WIB
Sejumlah warga kibarkan bendera bulan bintang saat milad GAM (dok. Istimewa)
Foto: Sejumlah warga kibarkan bendera bulan bintang saat milad GAM (dok. Istimewa)
Aceh -

Sejumlah warga di Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh menggelar upacara dan mengibarkan bendera Bulan Bintang saat milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Komite Peralihan Aceh (KPA) mengaku telah mengeluarkan instruksi terkait perayaan milad.

"KPA pusat sudah jauh-jauh hari mengintruksikan untuk milad kali ini, tentang persoalan bendera KPA tidak berada dalam kapasitas menyuruh atau melarang tentang pengibaran bendera bulan bintang tersebut," kata Jubir KPA Pusat, Azhari Cagee saat detikcom, Sabtu (4/12).

KPA merupakan wadah tempat berkumpulnya mantan kombatan GAM pasca damai 15 Agustus 2005. KPA diketuai mantan Panglima GAM Muzakir Manaf.

Azhari mengatakan, KPA mengambil sikap seperti itu karena bendera bulan bintang diatur dalam Qanun Nomor 3 tahun 2013. Dia menyebut, bendera itu sudah menjadi hak rakyat Aceh.

"Kalau kita suruh atau larang nanti malah dianggap itu bendera KPA, maka kita tidak suruh atau larang," ujar Azhari.

Menurutnya, perayaan milad digelar hampir di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Kegiatan milad diisi dengan doa bersama, ziarah, serta menyantuni anak yatim.

"Di Aceh Besar kegiatan dipusatkan di Meureu sekaligus dengan KPA komando pusat," ujarnya.

Sebelumnya, peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh diawali dengan pengibaran bendera bulan bintang. Bendera berkibar di tiang sekitar 30 menit.

Upacara pengibaran bendera bulan bintang digelar di halaman Masjid Jamik At-Tahrir Kandang, Desa Meunasah Manyang, Muara Dua, Lhokseumawe, Sabtu (4/12). Pasukan pengibaran bendera berbaju putih, celana hitam serta mengenakan selempang garis hitam putih.

Pengibaran bendera diiringi dengan azan. Upacara tersebut dihadiri warga yang memenuhi pekarangan masjid. Masyarakat ikut bersikap hormat ketika bendera dikibarkan.

Usai bendera berada di ujung tiang, salah seorang peserta upacara membacakan amanat dalam bahasa Aceh. Setelah selesai, pasukan pengibaran bendera kemudian menurunkan bendera sambil diiringi azan.

Dalam video beredar, tampak sejumlah polisi berada di luar pekarangan masjid saat upacara berlangsung. Upacara tersebut berlangsung sekitar 30 menit dan dilanjutkan dengan doa bersama di dalam masjid.

"Momen milad GAM ke-45 ini kita sangat semangat terhadap perjuangan yang belum selesai antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka. Ini yang kami harapkan Pemerintah Indonesia harus betul-betul komitmen terhadap damai Aceh," kata Ketua Panitia Milad GAM M Yasir Umar kepada wartawan.

(agse/maa)