Ketum PPP Minta Libatkan Disabilitas dalam Pembangunan Indonesia

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 22:33 WIB
PPP
Foto: dok. PPP
Jakarta -

Ketua Umum Partai Persatuan pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menekankan agar penyandang disabilitas dilibatkan dalam pembangunan inklusif. Hal ini disampaikan Suharso dalam diskusi 'PPP Ramah Difabel' dan peresmian Rumah Kerja Difabel, di Gedung MPR, Jakarta.

"Sangat penting melibatkan penyandang difabel dalam pembangunan yang inklusif, yaitu menyertakan mereka sebagai subjek dan faktor penentu keberhasilan pembangunan," ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

Suharso juga mengatakan bahwa penyandang difabel harus mendapatkan kesempatan yang sama. Mereka juga perlu dijadikan sebagai subjek dalam pembangunan bangsa Indonesia.

"Oleh sebab itu, diperlukan perencanaan yang sangat inklusif untuk memenuhi kebutuhan para penyandang difabel. Penyandang difabel harus terlibat langsung dalam kebijakan, baik pendidikan, kesehatan, fasilitas publik, seni budaya, hiburan, rehabilitasi dan pemberdayaan," ujarnya.

Suharso yang juga merupakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional itu juga mengungkapkan saat ini jumlah penyandang disabilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 23 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebesar 6,2 juta atau 2,3% termasuk dalam kategori sedang dan berat.

Oleh karena itu, pemerintah mewajibkan seluruh pemerintah daerah memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan. Hal itu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2020 tentang Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan. Menurutnya, ULD Ketenagakerjaan berfungsi merencanakan perlindungan dan pemenuhan hak pekerjaan pada penyandang disabilitas, memberikan informasi mengenai rekrutmen penerimaan, pelatihan kerja, penempatan kerja, keberlanjutan kerja, serta pengembangan karier.

Selain itu, ULD Ketenagakerjaan juga berfungsi menyediakan pendampingan kepada tenaga kerja penyandang disabilitas. Selain itu juga menjadi wadah pemberi kerja bagi para penyandang disabilitas.

(prf/ega)