BNPB Imbau Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Tenang-Tak Termakan Hoax

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 20:27 WIB
gunung semeru meletus
Tangkapan Layar (Video amatir warga)
Jakarta -

Gunung Semeru di Jawa Timur (Jatim) mengalami erupsi atau meletus hari ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga terdampak erupsi Gunung Semeru tak termakan berita bohong atau hoax.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya di lokasi terdampak, agar tetap tenang, waspada, dan terus mengikuti informasi dari pemerintah, dalam hal ini Pusat Vulkanologi dan BNPB beserta aparat pemerintah lainnya," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat jumpa pers, Sabtu (4/12/2021).

"Jangan termakan isu-isu atau hoax atau berita-berita yang menyesatkan," imbuhnya.

Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah akan melakukan penanggulangan bencana di wilayah Gunung Semeru. Oleh sebab itu, warga di sekitar Gunung Semeru diminta tenang menghadapi musibah.

"Yakinlah bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan segenap komponen bangsa lainnya ini akan tetap serius dan konsisten untuk membantu masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru yang tadi saya sampaikan," ujar Suharyanto.

BPBD Jatim sebelumnya melaporkan perkembangan dampak dari erupsi Gunung Semeru. Hingga Sabtu (4/12) pukul 18.30 WIB, belum ditemukan adanya korban jiwa dampak erupsi Gunung Semeru meski ada korban terluka bakar.

"Update, belum ditemukan korban (jiwa). Dan status Gunung Semeru saat ini masuk kategori level II atau waspada," ujar Budi Santosa, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (4/12).

Budi menjelaskan Gunung Semeru beberapa kali mengeluarkan awan panas guguran (APG). Dimulai pada pukul 15.20 WIB, di mana guguran awan panas Gunung Semeru mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Lalu pada pukul 16.40 WIB, terjadi getaran pada seismograf meski cukup kecil.

"Sampai saat ini, visual Gunung api Semeru masih tertutupi kabut disertai hujan intensitas sedang dan aktivitas APG masih terus berlangsung," imbuhnya.

(rfs/idh)