Ketua KPK: Korupsi Kejahatan yang Rampas Hak Rakyat

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 17:51 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua KPK Firli Bahuri memberikan sambutan pada acara International Community for EFT Practitioner (ICEP) 2021. Firli mengajak semua pihak tidak lagi ramah terhadap korupsi dalam bentuk apa pun.

"Kita tidak boleh lagi ramah dengan korupsi, dan tentunya untuk mengubah suatu budaya, maka diperlukan kerja keras," kata Firli dalam video sambutannya, Sabtu (4/12/2021).

Firli pun masih prihatin soal korupsi yang masih menjadi budaya masyarakat. Dia mengatakan korupsi yang masih menjadi kebiasaan di segelintir orang itu tentu sangat keliru.

"Kita sungguh prihatin karena sampai hari ini masih saja ada sekelompok, segelintir, anak bangsa menganggap bahwa korupsi merupakan budaya, yang sesungguhnya itu adalah sangat dan penuh kekeliruan," kata Firli.

"Kalau demikian, mulai hari ini kita bersatu padu menanamkan nilai, membangun karakter, sehingga terbentuklah suatu budaya dan peradaban, yaitu peradaban antikorupsi," tambahnya.

Selanjutnya Firli menyebut korupsi bukan hanya tindakan kejahatan yang luar biasa. Baginya, korupsi telah merampas semua hak rakyat.

"Begitu banyak persoalan tindak pidana korupsi, karena sesungguhnya korupsi bukan hanya kejahatan yang luar biasa. Tetapi jauh dari itu, kejahatan ini adalah kejahatan yang merampas hak-hak kita semua, merampas semua hak rakyat," katanya.

"Karena saya ingin katakan, kejahatan korupsi termasuk juga kejahatan melawan kemanusiaan. Karenanya, kita terpanggil untuk merapatkan barisan menyatukan komitmen dan semangat untuk katakan tidak untuk korupsi," sambungnya.

Dengan itu, dia berharap kepada seluruh peserta ICEP untuk turut berpartisipasi dalam menanamkan budaya antikorupsi. Kata Firli, KPK tentu tak akan lelah untuk mewujudkan Indonesia bebas dari korupsi.

"Saya sungguh mengharapkan kepada segenap seluruh peserta seminar hari ini dalam rangka International Community for EFT Practitioner 2021 agar memberikan sumbangsih kepada kita memberikan masukan kita untuk sebagai bukti nyata karya terhadap bangsa, dan rekan-rekan sungguh dihargai," ujarnya.

"Kami sangat memahami bahwa begitu banyak persoalan korupsi dan begitu juga tentang perubahan-perubahan tentang teknis dan tata cara melakukan termasuk juga modus operandi korupsi. Tetapi KPK tidak pernah lelah untuk melakukan pemberantasan korupsi," tambahnya.

(azh/yld)