Pria di Kaltim Tewas Saat Lindungi Anak Dikeroyok, Penikam Menyerahkan Diri

M Budi Kurniawan - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 13:11 WIB
Borgol penjahat
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

Sebelumnya, pada Kamis (2/12/2021), YS dan rekannya mendatangi RY, anak korban, di Jalan Pierre Tendean, Bontang. YS kemudian melakukan pengeroyokan terhadap RY. Namun orang tua RY, yakni SS dan IN, kemudian datang menolong anaknya yang tengah dikeroyok.

Tanpa ampun, YS pun langsung menusukkan badiknya kepada SS dan IN yang berusaha menghalang-halanginya.

"Kedua korban berniat mendatangi anaknya yang sedang dikeroyok orang. Karena berusaha melindungi akhirnya, keduanya ikut dikeroyok, dan salah satu pelaku melakukan penusukan dengan senjata tajam kepada korban," ucap Hamam.

SS pun dinyatakan meninggal dunia lantaran mengalami luka 4 tusukan di bagian dada dan perut setelah menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan istrinya IN masih menjalani perawatan intensif lantaran mengalami luka tusuk di bagian pinggang sebelah kiri.

Atas perbuatannya, YS dan rekannya pun dijerat Pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam dan Senjata Api dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.


(idh/idh)