Merapi Tinggal Tunggu Waktu
Jumat, 28 Apr 2006 09:20 WIB
Jakarta - Aktivitas Gunung Merapi masih dalam kondisi siaga. Saat ini Dinas Vulkanologi dan Mitigasi Provinsi Yogyakarta masih terus melakukan pemantauan. Meletusnya Gunung Merapi hanya tinggal menunggu waktu."Menurut perjalanan sejarah, meletusnya Merapi tinggal menunggu waktu. Saat ini aktivitas Merapi sudah tinggi. Kondisinya sudah naik," kata Kepala vulkanologi dan Mitigasi Yogyakarta Yousua OP Siagian, saat dihubungi detikcom, Jumat (28/4/2006).Menurutnya, pengeluaran aktivitas energi tidak terjadi sekaligus. Dari kantong magma menuju puncak membutuhkan waktu, tapi Merapi terus beraktivitas. "Sesuai kondisi dan gejalanya letusan akan makin dekat jika getaran makin banyak atau gempa tremor (getaran) sering terjadi," ungkapnya.Dia menjelaskan, ada dua tipe letusan yakni letusan epusive berupa lelehan lava dan letusan explosive yang mengeluarkan material keatas, saat ini dia belum bisa memprediksikan letusan jenis apa yang akan dialami Gunung Merapi."Ciri khas Merapi adanya guguran disertai longsor akibat lelehan dan yang paling berbahaya adanya awan panas," ujarnya. Menurutnya, Merapi mempunyai siklus kecil 2-4 tahun dan siklus letusan besar 30-40 tahun. "Tapi kita tidak tahu saat ini Merapi masuk dalam siklus yang mana. Yang penting kita terus pantau dan untuk keselamatan warga diungsikan terlebih dahulu," tuturnya.Namun berdasarkan teori, kondisi Merapi saat ini akan terus meningkat berujung pada letusan dan bisa juga mereda beberapa waktu tapi kemudian akan timbul letusan. "Status Merapi tetap siaga, karena magmanya sudah semakin naik keatas," ujarnya.Dia juga menegaskan tidak ada kaitan antara aktivitas Gunung Merapi dan Gunung Talang di Sumatera Barat, yang saat ini keduanya menunjukkan aktivitas peningkatan."Tidak ada hubungan, gunung api punya sistem dan kantong api sendiri. Masing-masing beraktivitas sendiri," tegasnya.
(bal/)











































