DPRD DKI: Kecelakaan Berulang TransJ Ibarat Fenomena Gunung Es

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 07:35 WIB
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz
Foto: Abdul Aziz (Dok. Humas Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta)
Jakarta -

Bus TransJakarta mengalami dua kali kecelakaan dalam 2 hari berturut-turut. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai hal ini sebagai fenomena gunung es.

"Saya kira ini fenomena gunung es yang terjadi sekarang," ujar Abdul Aziz kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Dia menduga ada masalah internal di jajaran direksi TransJakarta. Menurutnya, perlu ada perombakan secara besar-besaran.

"Pasti ada hal yang tidak benar di internal TJ yang harus diperbaiki sebelumnya," kata Abdul Aziz.

"Harus ada perbaikan besar-besaran," sambungnya.

Aziz mengatakan pihaknya akan memanggil direksi TransJakarta beserta Dinas Perhubungan DKI untuk dimintai keterangan. Pemanggilan dijadwalkan pada Senin (7/12).

"Kita sudah agendakan, jadi hari Senin siang kita akan panggil Transjakarta untuk menjelaskan," ujarnya.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan bus TransJakarta terjadi dua kali dalam dua hari berturut-turut. Pada Kamis (2/11), bus TransJakarta menabrak Pos Lantas PGC Cililitan, Jaktim. Akibat kejadian ini, pos polantas hancur.

Kecelakaan diduga akibat pengemudi TransJ hilang kendali. Kejadian ini mengakibatkan seorang petugas TransJ yang ada di Pos Lantas terluka.

Pada Jumat (3/12), Bus TransJakarta dengan nomor polisi B-7277-TGC menabrak separator busway di daerah Bundaran Senayan, Jakarta Pusat. Bagian kiri bus TransJakarta itu menghantam separator busway. Imbasnya, sejumlah beton separator jalan rusak.

TransJakarta telah menghentikan operasi sementara armada operator yang terlibat kecelakaan. PT TransJakarta bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan audit keselamatan operasi. Audit tersebut meliputi beberapa aspek, di antaranya pramudi yang bertugas, jalan, dan armada yang dioperasikan.

"PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah menghentikan operasi sementara dari armada operator yang mengalami kecelakaan tersebut, sampai evaluasi mendapat hasil," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Angelina Betris dalam keterangan tertulis kepada wartawan, pada Jumat (3/12).

Simak Video: Kecelakaan TransJ di Cawang Gegara Sopir Hilang Kesadaran Akibat Epilepsi

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/haf)