Satgas Lakukan Upaya Ini untuk Deteksi Varian Omicron

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 14:47 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.
Foto: Wiku Adisasmito (Screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebut pihaknya telah melakukan upaya upaya whole genome sequencing (WGS) bagi pelaku perjalanan yang baru datang. Ini sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna mendeteksi keberadaan varian Omicron di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya hingga kini beberapa spesimen sudah diambil dari pelaku perjalanan internasional yang sudah masuk Indonesia sejak pertengahan Oktober 2021.

"Selain itu, sebagai satu kesatuan, tracing juga akan dilakukan sesuai prosedur yang ada yaitu mendeteksi orang yang pernah berinteraksi dengan kasus positif yang datang dari luar negeri," ujar Wiku dikutip dari laman resmi covid19.go.id, Jumat (3/12/2021).

Selain itu, dia mengatakan pemerintah juga telah melakukan langkah pencegahan penularan kasus di dalam negeri. Salah satunya melalui penelusuran kontak pasien positif COVID-19.

Lebih lanjut dia menjelaskan, 4 level transmisi virus COVID-19 menurut WHO. Pertama, kondisi tidak ada kasus. Kedua, kasus sporadik atau kondisi kemunculan suatu penyakit yang jarang terjadi dan tidak teratur pada suatu daerah.

Ketiga, klaster atau kondisi kemunculan kasus yang berkelompok pada tempat dan waktu tertentu yang dicurigai memiliki jumlah kasus yang lebih besar daripada yang teramati. Keempat, transmisi komunitas atau kondisi penularan antar penduduk dalam suatu wilayah yang sumber penularannya berasal dari dalam wilayah itu sendiri yang terdiri dari tingkat satu sampai empat.

(ega/ega)