Polisi Segera Gelar Perkara Dosen Diduga Cabuli Mahasiswi Unsri

M Syahbana - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 13:10 WIB
Kampus Unsri
Kampus Unsri (Raja/detikcom)
Palembang -

Polisi telah melakukan olah TKP dugaan pencabulan mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial DR oleh dosen berinisial A. Polisi sudah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus ini.

"Tiga orang saksi, dua dari pihak Unsri dan satu dari eksternal yang sempat bertanya ke korban sebelum dan sesudah kejadian, sudah kita periksa," kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Masnoni mengatakan pihaknya bakal memanggil dosen A pada Jumat (2/12). Polisi juga segera melakukan gelar perkara kasus ini.

"Kita belum ada komunikasi dengan terlapor sejak pelapor membuat laporan baru besok (3/12) rencana kita dosen A akan kita periksa," katanya.

"Gelar perkaranya yang jelas akan kita lakukan secepatnya," sambungnya.

Masnoni menyebut pihaknya sempat kesulitan untuk meminta keterangan dari korban. Dia menyebut korban mengalami trauma akibat kejadian itu.

"Memang ada kesulitan kita mengambil semua keterangan korban, setiap kita mintai keterangan dia pasti menangis," tuturnya.

Dia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan ada tidaknya korban lain dalam kasus ini. Dia juga menyebut pihaknya telah mengetahui informasi kasus ini sejak September, namun pihak kampus sempat berupaya menuntaskan kasus secara internal sebelum akhirnya korban melapor ke polisi.

"Sejauh ini belum ada, kita terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah ada korban yang lain atau tidak," ujarnya.

Sebelumnya, dosen Unsri berinisial A disebut telah mengakui pencabulan terhadap mahasiswinya. A melakukan hal itu saat mahasiswa meminta tanda tangan kepadanya.

Pengakuan A itu terungkap dari penjelasan rektorat. Wakil Rektor 1 Unsri, Zainuddin, mengatakan A mengakui perbuatannya saat pihak Unsri melakukan pemeriksaan.

"Dari hasil pemeriksaan, dosen A mengakui perbuatannya. Sanksi kan sudah diberikan, sanksi itu juga sudah dikoordinasikan dengan ahli hukum di fakultas hukum," kata Zainuddin saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (1/12).

Zainuddin juga menyerahkan proses hukum atas laporan mahasiswi itu ke polisi. Selain itu, A telah dicopot dari jabatan kepala jurusan.

Simak video 'Olah TKP Pelecehan di Unsri: Korban Dipaksa Pegang Kemaluan Dosen!':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)