Gubernur DKI:
21 Ribu Personel Amankan Mayday
Kamis, 27 Apr 2006 17:32 WIB
Jakarta - Belajar dari pengalaman saat demo buruh pada 5 April lalu yang berakhir rusuh, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro mengerahkan 21 ribu personel pada aksi buruh 1 Mei mendatang."Keamanan Ibukota adalah harga mati karena keamanan Ibukota merupakan barometer nasional. Bila keamanan nasional terganggu bisa terganggu ke daerah dan sektor lainnya," ujar Gubernur DKI Sutiyoso dalam jumpa pers usai rapat antisipasi Mayday, di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (27/4/2006).Rapat dihadiri oleh Kapolda Irjen Pol Firman Gani, Pangdam Jaya Mayjen TNI Agustandi Sasongko Purnomo, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Rusdi Taher, Panglima Armabar Laksda TNI Moekhlas Sidik, Panglima Korps TNI AU Marsda TNI Mardjono, Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta Ben Suhenda Sjah, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzie Bowo.Menurut Sutiyoso, rincian personel yang dikerahkan itu adalah Polda 12 ribu personel, TNI AD, AU, dan AL 5 ribu personel, serta Trantib Pemprov DKI Jakarta sebanyak 4 ribu personel.Ditambahkan dia, untuk mengecek kesiapan pasukan, Jumat 28 April pukul 08.00 WIB, akan digelar apel siaga di Monas.
(san/)











































