Gerhana Matahari Total, BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Banjir Rob

Antara - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 10:20 WIB
Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, masih terendam banjir rob, Minggu (14/11/2021). Begini potretnya.
Ilustrasi Banjir Rob (Rengga Sencaya/detikcom)
Kupang -

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Syaeful Hadi, mengingatkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk waspada banjir rob pada 3-5 Desember mendatang. Banjir rob bisa saja terjadi akibat pengaruh gerhana matahari total.

"Potensi fenomena banjir pesisir (rob) diprediksi terjadi pada 3-5 Desember 2021 di 3 titik wilayah, yaitu pesisir selatan Pulau Flores, pesisir selatan Pulau Sumba, dan pesisir Pulau Sabu dan Raijua," ujar Syaeful dilansir dari Antara, Kamis (2/12/2021).

Syaeful melanjutkan, potensi banjir rob di 3 wilayah NTT tersebut terjadi akibat adanya pengaruh dari aktivitas astronomi, di mana fase gerhana matahari total yaitu terjadi ketika bulan bergerak dalam orbitnya antara bumi dan matahari atau yang dikenal dengan okultasi.

Gerhana ini terjadi di bulan baru ketika matahari dan bulan berada dalam konjungsi satu sama lain.

Hal itu dapat menyebabkan potensi air laut pasang maksimum, kondisi gelombang tinggi, serta ditunjang dengan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi dinamika wilayah pesisir di NTT berupa potensi banjir pesisir.

"Oleh sebab itu, masyarakat di wilayah berpotensi terdampak agar lebih siaga dan mengantisipasi dampak banjir pesisir," katanya.

Syaeful mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan terkini informasi cuaca maritim dari BMKG.

"Jadi masyarakat di daerah berpotensi terdampak agar terus siaga dan melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana banjir rob," katanya.

(nvl/idh)