Imbas Rekayasa Lalin Reuni 212, Perempatan Thamrin-Kebon Sirih Padat Merayap

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 07:48 WIB
Lalu lintas di perempatan Kebon Sirih-Thamrin alami kepadatan (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Foto: Lalu lintas di perempatan Kebon Sirih-Thamrin alami kepadatan (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya tidak memberikan izin kegiatan keramaian reuni 212 dengan memberlakukan rekayasa lalu-lintas guna menutup akses ke arah Patung Kuda, Jakarta Pusat. Hal ini membuat lalu lintas di perempatan Thamrin-Kebon Sirih mengalami kepadatan.

Pantauan detikcom, Kamis (2/12/2021) pagi, kepadatan kendaraan terjadi di perempatan MH Thamrin - Kebon Sirih. Pengendara dari arah Tanah Abang yang hendak mengarah ke Patung Kuda tampak memadati perempatan tersebut karena akses jalan dialihkan.

Pengendara dari arah Bundaran HI yang ingin mengarah ke Patung Kuda juga diarahkan ke jalan Kebon Sirih. Hal ini membuat perempatan pos polisi Thamrin ini padat merayap.

Diketahui, titik penutupan jalan menuju Monas dan Patung Kuda tersebut adalah: Jalan MH Thamrin, Jalan Agus Salim, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan H Juanda, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, Jalan Veteran I, Jalan Majapahit, Jalan Museum, Jalan Budi Kemuliaan.

Semua jenis kendaraan, termasuk TransJakarta, tidak bisa melewati kawasan terbatas itu hingga malam pukul 21.00 WIB. Imbasnya, seluruh kendaraan menuju kawasan Patung Kuda dan Monas akan dialihkan.

Berikut pengalihan arusnya:
- Kendaraan dari arah Jl MH Tamrin menuju Bundaran Patung Kuda dibelokkan ke kiri atau ke kanan di Simpang Kebon Sirih.
- Kendaraan dari Jalan Abdul Muis diluruskan, sehingga tidak bisa ke arah Harmoni.
- Kendaraan dari arah Tugu Tani ke Jalan Merdeka Selatan diluruskan menuju Katedral atau ke arah Masjid Istiqlal.
- Kendaraan dari Harmoni ke Istana dibelokkan ke kiri ke Jl Ir H Juanda.
- Kendaraan dari arah Tomang diluruskan atau dibelokkan ke kiri ke arah Kota Kua.
- Jl Veteran I-III ditutup.

Tak Ada Rekomendasi Satgas COVID-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menjelaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan izin keramaian karena Satgas Covid-19 Provinsi DKI Jakarta tidak memberikan rekomendasi. Untuk itu, Polda Metro Jaya tidak akan memberikan izin kepada panitia Reuni 212.

"Oleh karena itu, mendasari rekomendasi Satgas COVID yang tidak memberikan rekomendasi kegiatan tersebut, maka Polda Metro Jaya tidak akan mengeluarkan izin," tegas Zulpan.

Ancaman Pidana Jika Tetap Gelar Reuni 212

Polda Metro Jaya telah menegaskan tidak akan mengeluarkan izin Reuni 212. Jika massa ngotot untuk menggelar Reuni 212, Polda Metro Jaya tak akan segan menindak.

"Apabila memaksakan juga untuk melakukan kegiatan, kami akan terapkan ketentuan hukum yang berlaku kepada mereka yang tetap memaksakan, yaitu kita akan persangkakan nanti dengan tindak pidana di KUHP Pasal 212-218 KUHP, khususnya kepada mereka yang tidak indahkan hal ini," katanya.

"Polda Metro Jaya sebagai penanggung jawab keamanan tidak berikan izin. Jadi kepada mereka yang memakskan diri, maka akan kita berikan sanksi hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku sesuai pidana yang berlaku," tegas Zulpan.

Simak video 'Cegah Reuni 212, Kawasan Monas-Patung Kuda Dibarikade Segala Penjuru!':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)