Panglima Jenderal Andika Akan Kawal Kasus Pelanggaran HAM di Papua

Antara - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 17:58 WIB
Mahfud Md bertemu dengan Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (dok. Kemenko Polhukam)
Jayapura -

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan akan mengawal kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

"Saya akan mengawal kasus-kasus pelanggaran HAM termasuk yang terjadi di Papua," tegas Jenderal Andika di Jayapura, seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/12/2021).

Dikatakannya, untuk Papua ada 14 kasus pelanggaran HAM termasuk yang terjadi di Paniai yang baru ditangani. Selain itu, dari laporan yang diterima, beberapa kasus HAM saat ini sedang ditangani, termasuk pelanggaran HAM di Intan Jaya yang mengakibatkan dua warga sipil dilaporkan hilang.

Proses hukum harus dilakukan bukan saja terhadap si pelaku, tetapi juga komandannya, kata Andika, seraya mengaku sudah mengawal kasusnya sejak menjabat KSAD.

Untuk kasus hilangnya dua warga, yakni Luther Zanambani dan Apinus Zanambani, proses hukum sudah berjalan dengan tersangka komandan batalion dan dua orang berpangkat mayor, termasuk perwira penghubung.

"Proses hukum harus dilakukan sehingga tindakan yang dilakukan dipertanggungjawabkan agar nama baik TNI tetap terjaga," kata Andika.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sejak Selasa sore (30/11) melakukan kunjungan kerja ke Jayapura. Dia meninjau pelaksanaan gebyar vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di tiga lokasi berbeda.

Ketiga lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 adalah di gedung serbaguna Lanud Silat Papare Sentani, Kabupaten Jayapura, dan dua di wilayah Kota Jayapura, yakni di lapangan Trisila Lantamal X dan di RST Marthen Indey.

(idh/idh)