Ketua Banggar Bicara Efisiensi APBN 2022

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 17:32 WIB
Ketua Banggar DPR 2019-2024 Said Abdullah
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Ketua Banggar Said Abdullah bicara mengenai efisiensi APBN 2022. Sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat, Said Abdullah mendorong agar para penyelenggara negara sebaiknya menerima pengurangan anggaran.

"Sebagai bentuk solidaritas kita, saya kira wajar para penyelenggara negara menerima kebijakan pengurangan anggaran yang diterima oleh kementerian dan lembaga, khususnya yang tidak berkorelasi langsung dengan pemulihan ekonomi nasional," kata Said Abdullah kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Said Abdullah juga menyebut pembatasan sosial yang sempat diberlakukan sehingga menyebabkan ekonomi rakyat terpukul. Bahkan, pada kuartal I 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia kontraksi 0,71 persen.Said Abdullah menyebut kebijakan pengurangan anggaran ini wajar karena, jika pertumbuhan ekonomi tidak membaik tahun ini, sulit memenuhi tanggung jawab konstitusional untuk kembali pada defisit APBN di bawah 3 persen PDB.

Ketua DPP PDIP itu menyebut Indonesia juga tidak memiliki kesempatan lagi untuk membuka pembiayaan dalam jumlah besar seperti pada 2020 dan 2021 hingga 2022 karena beban pembiayaan harus dikurangi secara perlahan terkait besaran pembayaran pokok dan bunga utang. Demo memberi ketahanan fiskal pada 2022, Menkeu disebutnya harus melakukan sejumlah langkah seperti automatic adjustment demi memperkuat APBN 2022.

"Pemulihan ekonomi ini juga membutuhkan dukungan banyak kementerian/lembaga pada ranah dan kewenangan masing-masing. Termasuk kerelaan untuk menerima adjustment anggaran 2022 guna memberikan dukungan optimalisasi program prioritas sebagai pilar utama menghadapi berbagai ketidakpastian ke depan," imbuh dia."Dengan langkah ini, maka pemerintah punya kemampuan menjaga daya beli masyarakat, khususnya memberikan bantalan masyarakat bawah dan pemulihan ekonomi bisa tercapai," kata Said Abdullah.

Simak video 'Jokowi Fokuskan APBN 2022 untuk 6 Kebijakan: Covid hingga Infrastruktur':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)