7 Fakta Penembakan Maut di Bintaro Pelakunya Petugas PJR Polda Metro

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 06:49 WIB
Polda Metro Jaya rilis kasus penembakan melibatkan Ipda OS di Jaksel
Polda Metro Jaya rilis kasus penembakan melibatkan Ipda OS di Jaksel (YouTube Humas PMJ)

6. Senjata HS Disita

Polda Metro Jaya menyita barang bukti terkait penembakan dua warga oleh anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Ipda OS. Di antaranya barang bukti mobil Daihatsu Ayla dan sepucuk senjata api.

"Atas kejadian tersebut, barang bukti yang sudah diamankan untuk proses pengembangan kasus ini, yaitu satu unit kendaraan roda empat Daihatsu Ayla B-2235-TRA," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya kombes Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/11).

Zulpan tidak menjelaskan mobil ini milik siapa. Selain mobil, polisi menyita sepucuk senjata api dari Ipda OS.

"Kemudian satu buah pucuk senjata api jenis HS," katanya.

7. Propam Dalami SOP Penambakan

Propam akan mendalami prosedur penembakan yang dilakukan oleh Ipda OS.

"Karena pelaku adalah anggota Polri dan, kedua, benarkah peristiwa penembakan prosedurnya dan lain sebagainya, mohon sabar, karena ini masih didalami dan masih dilakukan penyelidikan mendalam," jelas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Tubagus menjelaskan pihaknya masih mendalami penembakan yang dilakukan Ipda OS ini. Sebab, awalnya Ipda OS berniat membatu warga berinisial O. Warga inisial O ini awalnya meminta batuan kepada OS karena merasa terancam jiwanya lantaran merasa dibuntuti oleh korban.

"Peristiwa penembakan terjadi oleh anggota Polri dilatarbelakangi oleh peristiwa tadi. Ada masyarakat merasa khawatir karena mobilnya diikuti beberapa unit mobil terus-menerus sampai laporkan ke polisi dan polisi arahkan ke tempat berdinas, maksudnya supaya aman, sehingga terjadi peristiwa penembakan," paparnya.

Dalam penyelidikan kasus ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya disupervisi oleh Divisi Propam Polri.

"Maka kami diasistensi oleh Bidpropam Polda dan Divisi Propam Mabes Polri," imbuhnya.


(mea/mea)