Waket MPR: Upaya Mitigasi Masuknya Varian Omicron Harus Tepat & Cermat

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 23:22 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menyoroti soal varian COVID-19 baru, yakni B.1.1.529 atau Omicron. Menururnya, pemerintah perlu segera melakukan mitigasi yang tepat untuk menangkal varian Omicron.

Adapun hal ini penting dilakukan agar varian baru virus COVID-19 dari Afrika ini tidak menyebar ke Tanah Air.

"Bila varian baru dikhawatirkan lebih berbahaya daripada varian COVID-19 lainnya, upaya mitigasi untuk mencegah masuknya varian Omicron harus dilakukan dengan tepat dan cermat," kata Lestari dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Lestari mengimbau pemerintah juga perlu merealisasikan pembatasan penerbangan dan pergerakan orang dari sejumlah negara. Mengingat hal ini diduga menjadi pusat penyebaran varian Omicron.

Selain itu, kebijakan penerapan PPKM level 3 di seluruh daerah di Indonesia harus disikapi dengan bijaksana oleh masyarakat. Hal ini guna mengatasi potensi pergerakan orang di dalam negeri menghadapi musim liburan akhir tahun.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan keseriusan dalam mencegah masuknya varian COVID-19 yang baru ke Indonesia merupakan sebuah keharusan. Adapun langkah ini menjadi upaya mencegah terjadinya ledakan kasus positif COVID-19 seperti di Juli 2021 lalu.

Apalagi, dalam beberapa pekan mendatang, masyarakat akan memasuki masa liburan Natal dan Tahun Baru, yang berpotensi terjadi peningkatan pergerakan orang dari luar dan di dalam negeri.

Menyikapi hal ini, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini pun berharap mitigasi pencegahan penyebaran varian Omicron benar-benar dilakukan dengan cermat dan efektif. Masyarakat juga diminta tak lengah dengan kondisi COVID-19 yang mulai terkendali.

"Di sisi lain, kondisi yang relatif terkendali saat ini jangan menyebabkan kita lengah untuk melakukan langkah pencegahan yang konsisten. Kewaspadaan yang tinggi, harus selalu diterapkan dalam setiap kebijakan pengendalian," katanya.

Ia juga berharap pemerintah dapat menerapkan strategi pencegahan lewat mitigasi yang tepat dan efektif. Mengingat potensi penyebaran COVID-19 varian Omicron diperkirakan lebih berbahaya daripada varian Delta.

Dalam hal ini, para pemangku kepentingan dapat menerapkan sejumlah kebijakan dengan konsisten agar dapat membantu upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Tanah Air.

(akn/ega)