Sipil Diminta Tak Campuri Ipar SBY Jadi Pangkostrad

Sipil Diminta Tak Campuri Ipar SBY Jadi Pangkostrad

- detikNews
Kamis, 27 Apr 2006 13:25 WIB
Jakarta - Mabes TNI telah mengeluarkan surat keputusan pengangkatan Mayjen Erwin Sujono, kakak ipar Presiden SBY, sebagai Pangkostrad. Kalangan sipil pun diminta tidak ikut campur hal itu."Tidak ada masalah dengan pengangkatan itu, jalurnya kan lain-lain. Misalnya SBY dengan kabinet dan panglima dengan jabatan-pjabatan di bawahnya," kata Sekretaris FPD Boy MW Saul di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (27/4/2006).Dalam tubuh TNI, imbuh dia, sudah ada mekanisme yang menjadi aturan main dalam pengangkatan pejabat di lingkungannya. Pengangkatan Mayjen TNI Erwin Sujono sebagai Pangkostrad dinilai sudah sepantasnya. "Memang sudah waktunya mereka juga pasti melihat sisi profesionalitasnya," kata dia. Boy juga membantah pengangkatan Erwin sebagai strategi SBY dalam menghadapi Pemilu 2009. SBY tidak akan berpikir sejauh itu. "SBY justru memikirkan bagaimana situasi politik supaya stabil," kata dia.Sekadar diketahui Erwin ditunjuk sebagai Pangkostrad untuk menggantikan pejabat lama Letjen TNI Hadi Waluyo. Erwin ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI nomor Skep/138/IV/2006 tertanggal 17 April 2006.Menurut rencana, jabatan Pangkostrad akan diserahterimakan pada 2 Mei 2006 di Markas Divisi I Kostrad Cilodong dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso.Erwin adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) 1975. Ia masih kerabat SBY. Ia menikah dengan Wrahasti Cendrawasih, yang juga kakak kandung Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono. (umi/)


Berita Terkait