Sebelum Bareskrim, Kasus Korupsi Eks Dirut Anak Usaha Jakpro Diusut KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 18:43 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Eks Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Ario Pramadhi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri karena diduga terlibat dalam korupsi pengadaan barang/jasa. Ternyata, kasus itu sebelumnya dipegang oleh KPK, kenapa bisa berada di Bareskrim Polri?

"Sehingga agar penanganan perkaranya tetap berlanjut, KPK melalui Kedeputian Kordinasi dan Supervisi melimpahkan perkaranya kepada Mabes Polri. Hal ini sebagai wujud nyata kerja sama dan sinergi dalam penanganan tindak pidana korupsi antar-APH," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Ali mengatakan KPK awalnya memang menduga ada dugaan korupsi pada pengadaan barang dan jasa pembangunan Gigabit Passive Optical Network (GPON) di PT JIP pada 2017-2018. Saat penyelidikan, KPK memang menemukan unsur pidananya.

"Pada proses penyelidikan tersebut KPK telah menemukan unsur peristiwa pidananya dan pihak yang diduga bertanggungjawab secara hukum atas peristiwa dimaksud," ujar Ali.

Namun saat dilakukan gelar perkara, KPK tidak menemukan adanya unsur penyelenggara negara pada kasus ini. Jadi kasus ini dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

"Setelah melalui gelar perkara di internal KPK disimpulkan bahwa belum ditemukan pihak yang memenuhi unsur sebagai penyelenggara negara. Hal ini sebagaimana tugas dan kewenangan KPK yang dibatasi ketentuan Pasal 11 UU KPK, salah satunya terkait harus adanya unsur penyelenggara negara," katanya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan sinergi ini dapat terus terjalin. Dia menyebut, dalam pemberantasan korupsi, memang dibutuhkan upaya bersama di antara instansi penegak hukum.

"KPK berharap sinergi ini tidak hanya terjalin kuat dalam penanganan perkara, karena pemberantasan korupsi butuh upaya massive yang saling terintegrasi melalui pendekatan strategi pencegahan, pendidikan, dan penindakan," ujarnya.

Simak juga 'Usut Dugaan Korupsi Formula E, KPK: Sedang Kami Selidiki':

[Gambas:Video 20detik]