KPI Akui Gagal Lindungi Pegawai dari Perundungan-Pelecehan Seksual

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 18:38 WIB
Kepanjangan KPI yang Dapat Aduan Voli Berbikini di Olimpiade
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengatakan pihaknya fokus pada pemulihan korban perundungan dan pelecehan sesama pegawai pria. KPI mengakui telah gagal melindungi pegawainya dari perundungan dan pelecehan seksual di lingkungan kerja.

"Soal KPI gagal melindungi, ini adalah bagian proses yang masih berlangsung, belum menemukan dan mendapatkan status, ini karena itu kami tidak mengintervensi apa pun yang menjadi simpulan atas pemeriksaan penyidikan di Polres dan Komnas HAM, tetap menjadi perhatian kami dan fokus kami pemulihan korban," kata Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo saat jumpa pers secara virtual, Selasa (30/11/2021).

"Kalau kemudian kami gagal untuk melakukan itu? Ya mungkin bisa dinyatakan seperti itu," lanjutnya.

Mulyo menuturkan KPI telah melakukan sejumlah upaya selama kasus tersebut berproses di kepolisian. Seperti membantu proses pemulihan hingga pengobatan terhadap korban.

"Tapi sudah melakukan beberapa proses misalnya membantu proses pemulihan, termasuk pengobatan yang selama ini dilakukan oleh korban," tuturnya.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menilai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) gagal menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman. Hal itu disebabkan adanya peristiwa pelecehan dan perundungan di lingkungan kerja KPI.

"KPI gagal secara lembaga menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman serta mengambil langkah-langkah yang mendukung pemulihan korban," kata Beka di Komnas HAM, Senin, (29/11).

Selanjutnya, KPI juga dianggap gagal memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan korban. Hal itu dapat dilihat dari tidak adanya regulasi internal dan pedoman panduan dalam penanganan pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja KPI.

"Tidak adanya regulasi internal dan perangkat-perangkat yang patut dalam pencegahan dan penanganan tindak pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja," ujar Beka

"Serta belum ada pedoman panduan dalam merespons serta menangani kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja," tambahnya.

Beka juga mengatakan adanya dugaan kuat terjadi adanya peristiwa perundungan yang dialami oleh korban MS. Beka menuturkan perundungan itu dalam bentuk candaan yang bersifat meledek kondisi MS.

Tidak hanya itu, ada juga dugaan candaan yang bersifat serangan fisik yang dialami oleh MS. Seperti dipaksa membuka baju dan pemukulan.

Simak video 'Ibu-Istri Korban Kasus Pelecehan KPI Alami Stres':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/hri)