Anggota Imaha 1.000 Orang, Siap Turun Jalan Bela Soeharto
Kamis, 27 Apr 2006 12:25 WIB
Jakarta -
Meski baru berdiri 13 Januari 2006, namun Ketua Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto (Imaha) Iwan Panggu mengklaim telah sukses meraup 1.000 anggota. Mereka siap turun jalan membela Soeharto jika penguasa Orba ini disidangkan.Iwan mengaku, 1.000 anggota itu berasal dari seluruh Indonesia, namun sebagian besar berada di Pulau Jawa. Proses perekrutan anggota pun cukup unik, mereka hanya cukup chatting dan menyatakan kesetujuannya akan kepemimpinan pada sosok seperti Soeharto."Awalnya pasti saya pancing dengan pertanyaan "Eh gimana hidup zaman sekarang, susah tidak? Lalu mereka langsung pada menjawab iya. Baru dari situ diteruskan dengan obrolan tentang Soeharto," cerita Iwan Panggu saat ditemui detikcom di rumah mertuanya di Jl Agung Raya 1 No 48, Lenteng Agung Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2006).Iwan mengaku, saat ini ia dan para 'pengikut'-nya sedang bersiap untuk berjaga-jaga kalau ternyata mantan Presiden Soeharto jadi disidangkan. "Kita siap turun ke jalan. Tapi itu bukan dibayar, melainkan atas biaya sendiri-sendiri," ujar pria yang tahun menerbitkan buku berjudul Investigasi Pelacur ABG Indonesia ini.Ayah tiga anak ini menjamin kalau kelompok bentukannya ini murni aspirasi rakyat dan tidak ada kelompok mana pun yang menunggangi. "Saya tidak kenal dengan Istana atau keluarga Cendana. Usaha saya pun cuma wiraswasta," ucap Iwan meyakinkan.Iwan lahir di Sumbawa Besar, 23 Desember 1962. Pria yang tinggal di Cipondoh, Tangerang, ini mengawali kariernya sebagai wartawan majalah Tumbuh (pertanian), lalu majalah Prioritas (1986-1987) dan Media Indonesia (1989-2005). Saat ini Iwan berwirausaha dan menulis. Salah satu buku yang telah diluncurkannya pada tahun 2000 berjudul Otomotif Pemula.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































