Ngaku Bisa Sembuhkan Penyakit, Residivis di Bali Tipu Korban Belasan Juta

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 13:48 WIB
Residivis di Bali lakukan penipuan diciduk polisi. (dok. Istimewa)
Residivis di Bali yang melakukan penipuan diciduk polisi. (Foto: dok. Istimewa)
Buleleng -

Seorang residivis penggelapan cengkih di Bali Ketut Samiada (55) melakukan aksi penipuan di Bali. Pria asal Banjar Dinas Kencana, Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, tersebut menipu korbannya berkedok bisa menyembuhkan penyakit.

Kapolsek Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Ariawan mengatakan korban penipuan residivis tersebut bernama Putu Eka Kariasa (41) asal Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

"Korban melaporkan telah tertipu oleh seseorang yang tidak dikenal dengan cara mengatakan korban sakit dan dijanjikan sembuh," kata Darma Ariawan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Korban mengaku dijanjikan sembuh dengan cara mengikuti kegiatan di padepokan pelaku. Syaratnya, korban harus menyerahkan uang tunai untuk pendaftaran dan membeli tempat persembahyangan berupa pelangkiran.

Karena ingin sembuh dari sakitnya, korban kemudian menuruti permintaan pelaku. Korban akhirnya menyerahkan uang sesuai permintaan pelaku sebesar Rp 1,75 juta untuk pendaftaran di padepokan.

Uang tersebut diserahkan pada Rabu (24/11) sekitar pukul 13.00 Wita di rumah korban. Keesokan harinya pada Kamis (25/11), korban kembali menyerahkan uang tunai sebesar Rp 700 ribu untuk membeli tempat persembahyangan.

"Setelah korban menyadari dirinya merasa tertipu, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Singaraja," terang Darma Ariawan.

Polisi kemudian menerima laporan korban dengan nomor LP/B/23/XI/2021/ SPKT Unit Reskrim/Polsek Singaraja/Polres Buleleng Polda Bali tanggal 27 November 2021. Mendapat laporan tersebut, Polsek Singaraja kemudian melakukan penyelidikan agar kasus dapat segera diungkap.

Penyelidikan diawali dengan melakukan interview terhadap korban untuk mengetahui ciri-ciri pelaku. Selain itu, Polsek Singaraja juga mengumpulkan informasi dari beberapa masyarakat yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

"Dari hasil interview terhadap korban dan beberapa saksi lainnya, diketahui ciri-ciri korban yang mengarah pada terduga pelaku Ketut Samiada," ungkap Darma Ariawan

Berbekal hasil penyelidikan dengan adanya keterangan saksi-saksi, polisi berhasil mengamankan seseorang sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh dari hasil penyelidikan pada Sabtu (27/11) sekitar pukul 18.00 Wita. Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Polsek Singaraja untuk dilakukan permintaan keterangan.

Darma Ariawan mengungkapkan, dari hasil permintaan keterangan yang dilakukan penyidik Reskrim Polsek Singaraja, ternyata pelaku tidak hanya melakukan perbuatannya terhadap korban Putu Eka Kariasa.

Diketahui, pelaku juga melakukan perbuatan yang sama di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, dan di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Di Desa Panji, pelaku melakukan penipuan terhadap korban bernama Putu Gede Artini (21). Sementara di Desa Pedawa, korbannya bernama I Wayan Parmi (52).

Dari korban Putu Eka Kariasa, pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 2,45 juta. Sebagian telah digunakan oleh pelaku untuk keperluannya sendiri. Adapun yang yang masih tersisa dan berhasil disita dari tangan pelaku dan dijadikan barang bukti sebesar Rp 500 ribu.

Kemudian penipuan yang dilakukan di Desa Pedawa dengan seorang perempuan bernama I Wayan Parmi, pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 10 juta. Sementara itu, dari penipuan terhadap perempuan bernama Putu Gede Artini, pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 2 juta.

Jika diakumulasikan, pelaku berhasil menipu ketiga korban tersebut senilai Rp 14,450 juta.

"Dari keterangan, terduga pelaku pada 2019 divonis di pengadilan 1 tahun dalam perkara penggelapan cengkih," papar Darma Ariawan.

Kini polisi mengganjar Sumiada dengan Pasal 378 dan/atau 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang diancam dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara.

Tonton juga Video: Aksi Oknum Kurir Ojol Gondol MacBook: Residivis-Daftar Ojol Pakai Topeng

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/nvl)