Lanjut-Tidaknya Kasus Lawan Arah Pengemudi Demensia Ditentukan Saksi Ahli

ADVERTISEMENT

Lanjut-Tidaknya Kasus Lawan Arah Pengemudi Demensia Ditentukan Saksi Ahli

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 12:24 WIB
Mercy lawan arah di Tol JORR hingga tabrak 2 kendaraan
Mercy lawan arah di Tol JORR hingga tabrak 2 kendaraan. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi hari ini akan memeriksa kejiwaan MSD (67), seorang pengemudi Mercedes-Benz E300 yang melawan arah di Tol JORR. Polisi menyebut pemidanaan terhadap MSD nantinya akan ditentukan dari hasil pemeriksaan kejiwaan dan keterangan dari saksi ahli.

"Hasil pemeriksaan ahli kejiwaan kami konsultasikan dengan ahli pidana. Apa hasil pemeriksaan kejiwaan ini gugurkan pidananya. Kalau gugur ada aturan hukumnya kalau tak menggugurkan pasti kami lanjutkan prosesnya," terang Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

Jika hasil pemeriksaan kejiwaan dan keterangan saksi ahli membuktikan MSD tidak mengalami Demensia atau pikun, polisi akan melanjutkan proses hukum MSD ke tingkat pengadilan, mengingat MSD kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Apakah dengan hasil pemeriksaan ini gugur kan tidak pidananya kalau enggak gugurkan berdasarkan saran ahli pidana akan kami teruskan ke pengadilan," ujar Sambodo.

Sebelumnya, Sambodo mengatakan pihaknya telah melakukan gelar perkara terkait kasus pengemudi Mercy lawan arah ini. MSD pun ditetapkan sebagai tersangka.

"Kemarin sudah diadakan gelar perkara terharap pengemudi Mercy tersebut. Jadi statusnya sudah jadi tersangka," ujar Sambodo kepada wartawan, hari ini.

Sambodo mengatakan, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya tidak menahan pengemudi Mercy lawan arah ini. Namun Sambodo memastikan bahwa mobil Mercy yang dikemudikan tersangka telah ditahan.

"Terus orang tersebut sudah jadi tersangka, tapi memang nggak dilaksanakan penahanan. Mercy itu masih kami sita dan tahan. Jadi nggak benar mentang-mentang Mercy terus dilepaskan," ujar Sambodo.

Sambodo mengatakan hari ini rencananya polisi akan memeriksa kejiwaan MSD yang diduga mengalami demensia itu.

"Rencana hari ini akan ada pemeriksaan terhadap pengemudi Mercy dan undang ahli kejiwaan, sehingga untuk memastikan yang bersangkutan memang mengidap demensia atau pikun," ujar Sambodo.

(rak/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT