Kronologi Kasus Dugaan Korupsi Eks Dirut Anak Perusahaan Jakpro

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 11:46 WIB
Jakarta -

Bareskrim Polri menetapkan eks Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Ario Pramadhi dan VP Finance & IT PT JIP Christman Desanto menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi. Keduanya diduga melakukan korupsi terkait pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur Gigabit Passive Optical Network (GPON) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Ya, betul. Sedang ditangani Bareskrim," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Selasa (30/11/2021).

PT JIP merupakan anak usaha dari BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro). PT JIP diketahui bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi dan jalan raya.

Tidak hanya itu, perusahaan ini juga memiliki pengalaman dalam usaha/bidang ICT (information and communication technology). Kasus dugaan korupsi ini ditangani Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor).

Terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membeberkan kasus ini bermula pada 2015. Begini kronologi kasus dugaan korupsi yang menjerat eks Dirut anak perusahaan PT Jakpro itu berdasarkan penjelasan Rusdi:

2015

Pemprov DKI Jakarta memberikan alokasi anggaran sebesar Rp 1,5 triliun berupa penyertaan modal daerah (PMD) Pemprov DKI Jakarta kepada PT Jakpro. Alokasi anggaran disetujui dan dicairkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2698 Tahun 2015 tentang Pencairan PMP PT Jakpro.

Ada 12 kegiatan rencana investasi dalam dana penyertaan modal pemerintah (PMP) pada 2015 sebesar Rp 1,5 triliun. Salah satunya kegiatan capex (capital expenditure) inbreng.

2017

PT JIP mengajukan pinjaman modal kerja untuk pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur GPON kepada PT Jakpro. Pinjaman modal itu bersumber dari dana alokasi capex inbreng PMP Pemprov DKI dengan realisasi Rp 115.395.000.000 (Rp 115 miliar).

-2018

PT JIP kembali mengajukan pinjaman modal kerja sebesar Rp 118.341.000.000 (Rp 118 miliar). Dalam pelaksanaannya, PT JIP melakukan perjanjian kerja sama pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur GPON pada 2017 dan 2018 dengan para penyedia barang/jasa.

Penyedia barang/jasa yang dimaksud pada 2017 adalah PT Ardena Cakra Buwana (ACB). Sementara penyedia barang/jasa pada 2018 adalah PT ACB, PT Iskom Kreatif Prima (IKP), PT Towerindo Perkasa Inti (TPI).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.