detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Krisis Air 12 Tahun, Warga Rusun City Garden Surati DPRD DKI

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 11:15 WIB
Warga Rusunami City Garden demo di Balai Kota DKI Jakarta
Foto: Marteen Ronaldo/detikcom
Jakarta -

Penghuni Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, mengirimkan surat kepada DPRD DKI Jakarta. Isinya, meminta audiensi terkait masalah rusun, khususnya soal krisis air bersih selama 12 tahun.

Pengacara LBH Jakarta, Charlie Albajili yang dampingi warga rusun menyebut surat sudah masuk ke DPRD. Namun belum ada kepastian jadwal audiensi dengan anggota Dewan.

"Baru ajukan permohonan audiensi. Masih menunggu respons," kata Charlie saat dihubungi, Selasa (30/11/2021).

Seusai aksi demonstrasi di Balai Kota pada Jumat (26/11), belum ada komunikasi antara pihak warga City Garden dan Pemprov DKI Jakarta ataupun PAM Jaya dan Palyja. Saat aksi pada Jumat lalu, massa demonstran ditemui pejabat TGUPP.

"Untuk saat ini (belum ada). Kemarin janjinya, pihak Pemprov akan segara memanggil PAM Jaya, Dinas SDA, dan Perumahan," katanya.


Dipatok Harga Ratusan Juta

Charlie menyampaikan, warga Rusunami City Garden pernah mengajukan pemasangan pipa air kepada Palyja selaku perusahaan penyedia air bersih. Namun mereka dipatok harga lebih dari Rp 900 juga.

"Pengelola rusun sudah ada sebelumnya (mengajukan permohonan. Tapi biaya sampai Rp 950 juta, yang harus ditanggung warga," katanya.

Padahal, menurut Charlie, biaya pemasangan tidak sebesar itu. Rusun, disebutnya, tidak perlu mengeluarkan uang sampai Rp 100 juta.

"Kalau warga, hitung pake aturan pergub nggak segitu biayanya. Pergub 16 Tahun 2020," katanya.

Di situs PAM Jaya, ada daftar biaya pemasangan koneksi baru. Ada beberapa tarif yang dibedakan berdasarkan kelompok.

Kelompok paling mahal adalah kelompok IVA-IVB, dan V (Khusus). Pemasangan pipa 6 inci di kelompok tersebut, total biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 55.528.500

Charlie tidak mengetahui rusun masuk ke kelompok yang mana.

"Kita nggak tahu persis seharusnya apa, tapi Palyja mengkategorikan 3S (gedung bertingkat tinggi atau kondominium)," katanya.

12 Tahun Krisis Air Bersih

Warga Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, mengalami krisis air bersih selama 12 tahun. Mereka tidak bisa mengakses air bersih dari perusahaan air minum (PAM).

"Jadi warga di sini sudah 12 tahun tidak dapat mengakses air bersih di PAM, dan sejak 2014 warga harus menggantungkan nasib pada water treatment plant untuk pengelolaan air yang ternyata diketahui bahwa air tersebut tercemar sumbernya," ujar pengacara pubik LBH Jakarta, Charlie, saat ditemui, Jumat (26/11).

Pernah pada 2014, penghuni Rusunami City Garden menerima air subsidi dari pihak pengelola. Namun air yang diberikan disebut tidak layak minum.

"Dan ini sudah diketahui audit baku mutu air dan ternyata melebihi baku mutu dan tidak layak untuk dikonsumsi dan membahayakan kesehatan," terangnya.

(aik/tor)