Tingkatkan Perlindungan PMI, Kemnaker Dukung Integrasi MRC-LTSA

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 23:26 WIB
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi
Foto: dok. Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan melakukan Launching Integrasi Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dengan Migrant Worker Resources Center (MRC) secara virtual hari ini. Bersama pemerintah daerah, saat ini Kemnaker telah memfasilitasi pembentukan 46 LTSA.

Di samping itu, bersama International Labour Organization (ILO)-UN Women Safe and Fair, Koalisi Perempuan Indonesia, Kalyanamitra, dan Women Crisis Center Mawar Balqis, Kemnaker juga mengintegrasikan layanan MRC ke dalam LTSA di Cirebon, Blitar, Tulungagung dan Lampung Timur.

"Alhamdulillah, kami telah me-launching Pusat Informasi dan LTSA yang Responsif Gender (Migrant Worker Resources Center (MRC) di Kabupaten Cirebon, dan hari ini akan di-launching untuk di Kabupaten Lampung Timur," ucap Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan Pusat Informasi dan LTSA yang responsif gender merupakan percontohan pertama di Indonesia dan ASEAN dalam membangun layanan terpadu dan terkoordinasi. Ia menjelaskan hal ini dibuat guna meningkatkan perlindungan perempuan PMI dan keluarganya sejak dari tingkat desa.

Pembentukan MRC, ungkap Anwar, juga mendukung perluasan fungsi LTSA, khususnya dengan layanan non administratif yang lebih tanggap gender. Ia pun berharap adanya Integrasi MRC-LTSA dapat mengoptimalkan dan memudahkan akses LTSA dalam memberikan layanan perlindungan menyeluruh dan responsif gender bagi PMI.

"Saya menyambut baik kerja sama ini yang merupakan bentuk upaya kita dalam melakukan penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan PMI dalam keseluruhan proses penempatan," kata Anwar.

Terkait implementasinya, Anwar mengatakan peran Pemda menjadi hal penting dalam memberikan layanan informasi, membuat basis data PMI, dan memfasilitasi pelatihan kerja kepada CPMI.

Untuk itu, Anwar mengapresiasi upaya Pemda Lampung Timur dalam menginisiasi pembangunan LTSA-PPMI melalui APBD Tahun 2022.

"Saya sangat menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab ini pastilah sangat berat, apalagi saat pandemi COVID-19 sekarang ini," ujar Anwar.

"Kami akan mendukung penuh pembentukan LTSA ini sesuai dengan arahan Menaker Ida Fauziyah yang meminta seluruh K/L dan stakeholders terkait dapat memberikan kontribusinya dalam optimalisasi fungsi LTSA," pungkasnya.

(akn/ega)