Perkenalkan, Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto Alias Imaha

Perkenalkan, Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto Alias Imaha

- detikNews
Kamis, 27 Apr 2006 10:40 WIB
Perkenalkan, Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto Alias Imaha
Jakarta - Sebuah e-mail mengejutkan redaksi detikcom Rabu 26 April kemarin. Di tengah rencana Kejagung memeriksa kembali kondisi kesehatan Soeharto, eh tiba-tiba saja muncul pesan dari Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto disingkat Imaha. Lembaga apa pula itu?Sebagai pecinta Soeharto, Imaha pimpinan Iwan Panggu ini dengan gamblang membela Soeharto. Hal ini jelas unik, sebab "resistensi" pada keluarga Cendana masih terasa pekat di kalangan publik hingga kini. Lha ini kok tiba-tiba saja ada organisasi yang dengan pede mengklaim sebagai pecinta Soeharto.Kepada detikcom, Imaha menulis siaran pers untuk disebarkan berjudul Mana Bukti Pak Harto Lakukan Kejahatan? "Sebagai masyarakat yang merasakan bahwa Soeharto (Pak Harto) sangat berjasa dalam pertumbuhan dan perkembangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kami Ikatan Masyarakat Pecinta Soeharto (Imaha) merasa terpanggil untuk membela Pak Harto dari segala kecaman dan hujatan segelintir orang yang ingin populer dengan pernyataannya, dan ingin dianggap reformis," begitu Imaha membuka pembelaannya."Sebagai anak bangsa, kami meminta pihak yang menghujat Pak Harto untuk menghentikan hujatannya dan tidak mengeluarkan pernyataan asal bunyi, apalagi kalau cuma mengeluarkan komentar kosong hanya karena ditanya oleh wartawan. Pernyataan asal bunyi yang tanpa disertai bukti dan fakta-fakta adalah fitnah. Dan fitnah adalah dosa besar karena bisa merusak citra baik orang lain. Bila Pak Harto memang benar melakukan kejahatan seperti hujatan yang ditujukan kepadanya, mana buktinya?" gugat Imaha bersemangat.Menurut Imaha, kesalahan Pak Harto hanya satu, yaitu terlalu lama berkuasa sehingga membuat segelintir orang bosan melihatnya sebagai presiden."Kenapa Pak Harto bisa berkuasa sampai 32 tahun, ya karena Pak Harto memang mampu memimpin negara ini selama masa tersebut, saat Pak Harto tidak mampu berkuasa lagi, maka dia lengser dengan sendirinya. Dengan mengundurkan diri sebagai Presiden, Pak Harto telah membuktikan sikapnya sebagai negarawan terhormat," puji Imaha."Apakah kita tidak bisa berterimakasih kepada seorang yang telah membawa bangsa ini menjadi lebih baik dibandingkan 30 tahun yang lalu? Kalau mau jujur, ketika Pak Harto masih menjadi presiden, negara ini adalah negara yang makmur, tidak ada yang namanya orang tidak makan apalagi ada orang yang mati kelaparan," kata Imaha di bagian lain rilisnya.Imaha berpendapat, krisis yang terjadi saat ini berhasil diatasi oleh Pak Harto di masa kepemimpinannya. Kejahatan diredam, BBM tidak susah didapat."Kalau mau jujur, sebenarnya tokoh reformasi terbesar dan paling utama di negara ini adalah Pak Harto, karena dia ingin melihat negara ini lebih maju makanya dia mau mundur," ujar Imaha yang memimpikan kembalinya Pak Harto memimpin negeri."Jadi tidak usahlah mencari-cari kesalahan orang tua itu, apalagi mendorong-dorong penegak hukum untuk menjeratnya dengan hukum, karena beliau tidakmelakukan kesalahan," begitulah akhir rilis Imaha.Siapa Imaha? Siapa pula Iwan Panggu, sang ketua? Di rilis itu, Sekretariat Imaha disebutkan beralamat di Jl Agung Raya I No. 3 Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Nomor telepon juga disertakan.detikcom lantas mengontak nomor telepon yang tersedia. Tapi suara di seberang menyebut Iwan Panggu, sang ketua Imaha, sedang berada di luar kota. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads