HNW Dorong Pemerintah RI Persiapkan Aturan Keberangkatan Jemaah Umrah

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 19:28 WIB
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melakukan diplomasi kepada Pemerintah Arab Saudi terkait pembukaan perjalanan, khususnya untuk haji dan umrah.

HNW menjelaskan Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan untuk membuka penerbangan langsung dari sejumlah negara, yang akan berlaku pada 1 Desember 2021. Negara tersebut meliputi, Indonesia, Pakistan, Brazil, Vietnam, Mesir, dan India. Kebijakan ini diberlakukan pasca evaluasi kondisi pandemi dalam negeri dan keenam negara tersebut yang sudah cenderung stabil.

"Kami apresiasi langkah diplomasi Menteri Agama RI dan jajarannya, Kemenlu, dan Kemenkes, serta bersyukur atas kebijakan terbaru Arab Saudi yang membuka penerbangan langsung dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. Semoga pemerintah bisa memaksimalkan kondisi baru yang konstruktif ini dengan menindaklanjuti secara lebih efektif dan produktif, khususnya agar jamaah umrah Indonesia bisa segera berangkat ke Tanah Suci, melaksanakan ibadah umrah yang juga disebut sebagai 'haji kecil', sebagai 'obat' atas belum bisa dilakukannya ibadah haji sejak dua musim haji yang lalu. Syukur-syukur juga bisa mulai membahas izin/kuota haji untuk Indonesia pada musim haji tahun 2022," ujar HNW dalam keterangannya, Senin (29/11/2021).

Terkait hal ini, HNW mengingatkan seluruh pihak untuk mempersiapkan hal tersebut sehingga kebijakan ini tidak dibatalkan kembali oleh Arab Saudi. Hal ini mengingat pada akhir tahun 2020, terdapat jemaah asal Indonesia yang ditemukan positif COVID-19.

Oleh karena itu, ia mendorong agar Kementerian Agama bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan langkah preventif. Beberapa di antaranya seperti memastikan kemudahan mendapat booster vaksin dan akurasi tes usap di Bandara jelang keberangkatan.

Selain itu, pemberian dua dosis vaksin hingga vaksin booster bagi para calon jemaah juga perlu diperhatikan. Hal ini penting guna meningkatkan imunitas para calon jemaah saat melaksanakan ibadah umrah atau haji nantinya.

"Jadikan kebijakan tersebut momentum memperbaiki kinerja dalam mengirim jemaah umrah dengan memastikan sisi aman, sehat, dan selamat, sehingga Indonesia semakin dipercaya untuk mengirimkan jemaahnya," ujarnya.

Di samping itu, dirinya juga mengimbau agar Kemenag berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait kesiapan maskapai pemberangkatan. Di antaranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk memastikan crew dan pesawat dalam kondisi aman dan bebas dari virus COVID-19.

HNW juga dirinya meminta agar pembukaan akses langsung masuk Arab Saudi tidak menimbulkan euforia kenaikan harga tiket pesawat. Menurutnya, hal ini akan memberatkan para jemaah umrah dan haji, terlebih di tengah dampak ekonomi dari pandemi COVID-19.

"Semoga pemerintah menyiapkan aturan yang mempermudah jemaah umrah (haji kecil), harga tiket pesawat juga tak membebani, tapi tetap hati-hati soal COVID-19, apalagi dengan varian 'omecron' yang baru, agar pengalaman yang lalu tak diulangi. Sehingga Indonesia makin dipercaya, DNA makin banyak calon jemaah umrah dari Indonesia bisa melaksanakan ibadah umrah (haji kecil), untuk juga mendoakan keselamatan dan kesehatan umat, bangsa dan Negara Indonesia. Dengan demikian, pemberangkatan umrah dan atau haji juga berkontribusi untuk atasi pandemi COVID-19 dengan berbagai variannya," pungkasnya

(akn/ega)