Desas-desus Reshuffle Kabinet Terbaru, Rabu Pon 8 Desember?

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 17:56 WIB
menteri jokowi, menteri, kabinet, pelantikan menteri
Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)
Jakarta -

Muncul kabar terbaru mengenai reshuffle Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Desas-desusnya, reshuffle kabinet digelar Rabu Pon 8 Desember.

Isu reshuffle memang mencuat seiring pergantian Panglima TNI dari Marsekal Hadi Tjahjanto ke Jenderal Andika Perkasa. Dikabarkan sejumlah kursi kementerian bakal dikocok ulang, ada yang diisi nama baru. Nama Marsekal Hadi Tjahjanto disebut-sebut bakal menjadi Kepala KSP yang baru atau di kursi Menko Polhukam.

Kabar mengenai reshuffle kabinet pun berembus kencang sejak 2 bulan lalu, terlebih setelah PAN bergabung ke Kabinet Indonesia Maju. Kursi wakil menteri ESDM yang sudah disiapkan Jokowi lewat perpres baru pun disebut-sebut terkait reshuffle.

Merujuk pada kebiasaan Presiden Jokowi dalam reshuffle, hari Rabu tanggal 8 adalah Rabu Pon. Akankah Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle di hari tersebut?

Waketum PPP Arsul Sani menanggapi isu reshuffle. Arsul menjawab sambil setengah bergurau.

"Reshuffle? Saya tanya tokek Istana dulu," ujar Arsul sambil bergurau di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin (29/11/2021).

Arsul mengatakan bahwa berdasarkan pengalamannya, informasi perombakan kabinet jarang dikomunikasikan oleh Presiden Jokowi. Bahkan, lanjutnya, tak diketahui oleh para pimpinan partai politik.

"Kemarin-kemarin selama Pak Jokowi ya itu tidak pernah diomongkan, termasuk dengan pimpinan partai politik jauh-jauh hari nggak pernah," ungkapnya.

Menurut dia, pemberitahuan perombakan kabinet kepada parpol koalisi pemerintah baru dilakukan Jokowi minimal 2 hari sebelum hari-H. Ia menuturkan pemberitahuan itu tidak secara menyeluruh, melainkan hanya kepada partai-partai tertentu.

"Jadi kalau dalam waktu yang sangat dekat, sangat dekat itu bisa 2 x 24 jam itu baru bisa presiden memberitahukan. Itu pun terkait dengan dari partai politik yang bersangkutan. Tapi kalau terkena reshuffle itu dari partai menteri dari partai A, ya, partai B nggak diajak," ujar dia.

Simak juga 'Jokowi soal Reshuffle Kabinet: Belum Berpikir ke Arah Sana!':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)