Di Puncak Gernas BBI, Nadiem Bahas Pentingnya Pendidikan Berkualitas

Inkana Putri - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 16:38 WIB
Menteri Nadiem Makarim di Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2021, Kamis (25/11/2021).
Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Kemendikbud RI
Jakarta -

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menghadiri puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) #AromaMaluku di Ambon, Maluku.

Di kesempatan ini, Nadiem membahas soal pentingnya keterkaitan antara sektor pendidikan dan ekonomi. Ia menilai kualitas pendidikan akan berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia.

"Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang kreatif dan mampu mengolah sumber daya ekonomi yang menyejahterakan masyarakat. Masyarakat yang sejahtera mampu mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).

Terkait hal ini, Nadiem mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk memperkuat kerja sama antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri. Salah satunya seperti program-program yang telah dilaksanakan seperti Program SMK Pusat Keunggulan, Kampus Merdeka Vokasi, dan Kampus Merdeka.

Ia mengatakan hal ini merupakan bentuk inisiatif Gernas BBI #AromaMaluku yang mengedepankan sinergi sebagai upaya mewujudkan penguatan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.

"Hasil dari kolaborasi ini sangat luar biasa. Melalui platform Kedaireka, kami mencatat total kontribusi industri proyek bersama kampus dan perusahaan sebesar lebih dari Rp 1,1 triliun. Kontribusi ini menguatkan ekosistem riset dalam lingkup pendidikan dan inovasi pelajar," katanya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi, Nadiem juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan transformasi. Salah satunya dengan memperkenalkan karya Maluku ke publik melalui e-commerce.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbud Ristek. Ia mengungkapkan Merdeka Belajar telah menjadi solusi kesenjangan antara pendidikan dan dunia industri.

"Saya juga berharap karya pendidikan vokasi dapat dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, termasuk kementerian, lembaga, dan pemda," tandasnya.

Sebagai informasi, Gernas BBI #AromaMaluku merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kemendikbud Ristek untuk mendorong UMKM dan produk vokasi di Maluku.

(fhs/ega)