Terkait Kasus Formula E, BW dan Dirut JakPro Sambangi KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 13:40 WIB
BW Bersama Dirut JakPro ke KPK
BW Bersama Dirut JakPro ke KPK (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Mantan pimpinan KPK yang juga anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Bambang Widjojanto (BW), bersama Dirut JakPro Widi Amanasto mendatangi gedung Merah Putih KPK. Kedatangan mereka berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi terkait Formula E di DKI Jakarta.

Dari pantauan pukul 13.10 WIB, Senin (29/11/2021), tampak pula Kepala Inspektorat DKI Jakarta Syaefulloh Hidayat menemani keduanya. Belum ada keterangan yang disampaikan rombongan itu.

Mereka kemudian tampak mengenakan identitas dari KPK dengan kalung berwarna merah yang menunjukkan berkaitan dengan bidang penindakan KPK. Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi tidak membeberkan detail maksud kedatangan rombongan BW itu.

"Info yang kami peroleh, masih terkait kegiatan penyelidikan yang sedang KPK lakukan, mengenai substansi materi tidak bisa kami sampaikan," kata Ali.

Dalam pemberitaan sebelumnya BW pernah ke KPK bersama Syaefulloh untuk memberikan dokumen soal Formula E. KPK memang tengah menyelidiki dugaan korupsi di balik penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta.

KPK Bakal Panggil JakPro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

KPK hingga kini sedang berupaya memanggil beberapa pihak yang sekiranya mengetahui dugaan korupsi Formula E. Salah satunya pihak JakPro yang tentu terlibat dalam perlibatan ajang mobil balap F1 tersebut.

"Saya kira siapapun yang juga mengetahui dan keseluruhan penyelenggaraan Formula E ini akan dipanggil dan dimintai keterangan oleh tim penyelidik untuk memastikan apakah benar di dalam penyelenggaraan ini ada peristiwa pidana," kata Ali.

Ali menegaskan bahwa KPK dalam proses penyelidikan akan mengutamakan unsur pidananya lebih dulu. Dia menyebut KPK masih mengumpulkan data serta informasi terkait dugaan perkara.

"Pada prinsipnya kan proses penyelidikan itu mencari peristiwa pidana dan itu nanti ketika mencari peristiwa pidana ini ada pengumpulan data, informasi, dan bahan keterangan," katanya.

Simak video 'Anies Ungkap Alasan Pilih Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E':

[Gambas:Video 20detik]