Respons Tekanan ke Jokowi saat G20, Ketua NasDem Bicara Pasar Gelap Nikel

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 22:06 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, sekaligus Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP NasDem, Martin Manurung.
Foto: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung. (dok. www.nasdem.id)

Lebih lanjut, Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP NasDem itu juga tak membantah ada kekuatan geopolitik. Namun, Martin meyakini Presiden Jokowi memiliki visi untuk menjalin kerja sama dengan para pihak dapat menguntungkan Indonesia.

"Ini kan hubungan ekonomi ya. Kita kerja sama saja dengan yang lebih memberikan kita keuntungan, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Menurut saya, Pak Jokowi memiliki visi itu," sebutnya.

Seperti diketahui, tekanan terhadap Presiden Jokowi saat pertemuan G20 diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir. Tekanan ini terkait dengan kebijakan pelarangan ekspor hasil tambang mentah, seperti nikel.

Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menjelaskan bahwa mereka yang menekan Presiden Jokowi tidak ingin Indonesia hanya dekat dengan satu negara saja. Mereka yang menekan khawatir satu negara yang berhubungan dengan Indonesia itu akan memonopoli pengiriman pengolahan hasil tambang, seperti nikel.

"Mereka pada dasarnya tidak ingin Indonesia hanya membangun hubungan istimewa dengan satu negara saja," kata Faisol.

"Benar," imbuhnya membenarkan kekhawatiran negara penekan Jokowi akan potensi monopoli pengiriman pengolahan hasil tambang oleh satu negara.


(zak/gbr)