Ketua DPD RI Bicara Strategi Cetak Generasi Emas di 2045

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 17:19 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menekankan generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri dalam menyambut Indonesia Emas di tahun 2045. Sebab anak muda yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa.

"Peran pemuda dan mahasiswa menjadi sangat penting, karena merekalah yang akan menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Indonesia Emas ini agar dapat meraih bonus demografi, " ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/11/2021).

Di acara Indonesia Youth Festival 2021 Melompat Maju yang bertema 'Menyongsong Indonesia Emas 204', pada Jumat malam (26/11), LaNyalla pun merinci momentum penting RI yang akan terjadi pada tahun 2045. Pertama, usia Republik Indonesia genap 100 tahun.

Kedua, pada tahun itu terjadi ledakan jumlah penduduk usia produktif. Ketiga, jika sesuai rencana, Indonesia termasuk dalam negara berpenghasilan tinggi dan masuk dalam urutan negara 5 besar di dunia.

"Untuk menghadapi hal itu, Indonesia harus mempersiapkannya dengan matang," terangnya.

Dikatakannya, pemerintah telah menyusun roadmap menuju Indonesia 2045 dengan 4 pokok pembangunan prioritas. Pertama, pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan Teknologi. Kedua, pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Ketiga, pemerataan pembangunan di luar Jawa dan keempat yakni pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan. Keempatnya kemudian dirangkum dalam satu kalimat, yaitu 'Indonesia 2045: Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur'

"Namun situasi global terkadang membuat sesuatu tak berjalan sesuai rencana. Seperti misalnya turbulensi akibat pandemi COVID-19 yang tidak pernah kita duga. Sehingga beberapa rencana menjadi gagal dan terhambat," tuturnya.

Dia menyebut saat ini Indonesia belum mendekati misi besar tersebut. Yakni untuk menjadi bangsa yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.

"Hari ini kita melihat sendiri ketimpangan penguasaan kekayaan, di mana kurang dari 2 persen penduduk Indonesia menguasai hampir separuh kekayaan Indonesia. Jika ini dibiarkan, tentu akan sulit untuk mewujudkan 4 kata dalam visi Indonesia Emas 2045 itu," tegasnya.

Oleh karena itu, dia meminta agar arah perjalanan bangsa dikoreksi. Tujuannya supaya roadmap yang telah disusun pemerintah dapat terwujud, dan Indonesia menjadi lebih baik.

"Kami, di DPD RI memandang, koreksi yang bisa dilakukan adalah dengan meninjau ulang Amandemen Konstitusi di tahun 1999 hingga 2002 lalu. Karena hasilnya membuat Indonesia menjadi negara liberal kapitalistik," katanya.

Klik halaman selanjutnya >>>