BBPOM Palangkaraya Pelajari Pengelolaan Pasar Tradisional di Parepare

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 22:31 WIB
Aplikasi Pedulilindungi Diuji Coba di Pasar Tradisional
Foto: Aulia Damayanti-ilustrasi pasar tradisional
Jakarta -

Jajaran Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palangkaraya melakukan study tiru ke kota Parepare untuk mempelajari pengelolaan dan pengembangan pasar tradisional. Kunjungan ini diterima Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hasan Ginca dan didampingi beberapa Kepala Dinas yang tergabung dalam Tim Gadis Paman, di Kantor Dinas Perdagangan Kota Parepare.

Sub Koordinator Pengujian Kimia BPOM Palangkaraya, Nurfadilla menjelaskan bahwa kunjungan ke Kota Parepare dilakukan dalam rangka mempelajari pengelolaan dan pengembangan pasar tradisional di Pasar Sumpang Minangae yang telah meraih penghargaan Pasar Pangan Aman terbaik tingkat Nasional.

"Kami kesini ingin melihat langsung karena kami ingin mereplikasi, ingin mencontoh dan meniru pasar daripada Pasar Sumpang Minangae ini yang sudah juara satu tingkat Nasional. Jadi kami ingin di daerah kami juga ada pasar yang juara seperti ini," jelas Nurfadilla dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Setelah berkeliling melihat Pasar Sumpang, Ia mengakui kalau inovasi yang dihadirkan dalam pasar tersebut sangat luar biasa. Salah satunya adalah keberadaan Gabungan Dinas Pangan Aman yang membuatnya terinspirasi untuk mengajak Pemerintah Palangkaraya berkunjung ke kota Parepare di waktu yang akan datang.

"Memang setelah kami liat itu, luar biasa inovasi yaitu Gadis Paman (Gabungan Dinas Pangan Aman). Mereka ini terjun langsung, yang intinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan ini juga sangat menginspirasi bagi kami. Mungkin kedepannya kami juga akan mengajak wali kota dan pimpinan kami ke sini supaya juga melihat langsung dan bagaimana cara membangun koordinasi dengan lintas sektor daerah," pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare Hasan Ginca menjelaskan kalau kedatangan BBPOM tersebut adalah untuk melihat secara dekat seperti apa pelayanan di Pasar Sumpang Minangae sehingga bisa memperoleh juara satu di tingkat nasional.

"Alhamdulillah kami menerima BPOM Palangkaraya tadi dengan melihat proses administrasinya bagaimana, setelah itu lanjut ke pasar sumpang dengan konsep yang akan dibawah kesana yaitu Adopsi, Tiru dan Modifikasi (ATM)," tuturnya.

Hasan pun menegaskan kalau inovasi Gadis Paman merupakan arahan dari Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang menekankan sinergitas dan kerja kolaborasi atau integrasi.

(ega/ega)