Mendes Ingin Puskesmas Hadir ke Desa-desa

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 21:12 WIB
Kemendes PDTT
Foto: dok. Kemendes PDTT
Unit layanan yang bisa dikembangkan oleh posyandu ialah kesehatan ibu dan anak, pendidikan usia dini, pendampingan remaja, pendampingan warga berusia lanjut, pendampingan disabilitas, dan penanganan penyakit kronis dan menahun.

"Selain itu, Informasi dan pelaksanaan vaksinasi, pencegahan dan penanganan penderita COVID-19, penanganan keluarga miskin kronis, penyaluran bantuan sosial, layanan pada warga desa lainnya," katanya.

Halim Iskandar juga merespons positif undangan panitia muktamar IDI untuk menghadiri Muktamar ke-31 IDI di Provinsi Aceh pada 22-25 Maret 2022. Ia pun dijadikan narasumber dan diminta berbicara tentang peranan dokter di daerah yang memang menjadi concern Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Ia melihat rangkaian tersebut menjadi salah satu perhatian Kemendes PDTT dan termasuk SDGs Desa tujuan ketiga ialah desa sehat dan sejahtera.Halim Iskandar mengatakan persoalan kesehatan harusnya jadi perhatian bersama.

Ia pun bersemangat saat diajak meninjau langsung desa yang sukses dalam penanganan kesehatan di Aceh. Bahkan ia meminta agar ada waktu khusus saat meninjau desa itu karena ia mau melihat dari dekat untuk mengetahui lebih detail strategi desa itu bisa sukses tangani kesehatan.

"Pola saya itu mereplikasi dan tidak perlu terlalu banyak teori, jadi desa yang sukses itu nantinya akan menjadi percontohan bagi desa lain dalam melaksanakan penanganan kesehatan," katanya.

IDI pun berharap kehadiran Mendes PDTT nantinya bakal memicu keterlibatan pihak lain seperti pemerintah daerah (pemda) untuk lebih perhatian pada sektor kesehatan di Aceh. Panitia juga mengundang Halim Iskandar untuk menyambangi desa-desa yang terhitung sukses menangani kesehatan, termasuk persoalan stunting yang menjadi perhatian Kemendes PDTT.

"Kami ingin agar pihak lain melihat bahwa penanganan kesehatan itu bukan hanya tugas dokter dan Tenaga Kesehatan," kata dr Nasrul.

Dalam pertemuan itu juga mengemuka semangat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan IDI satu frekuensi, yaitu menginginkan desa-desa di Indonesia sehat dan sejahtera.


(prf/ega)