Pemotor Bikin TNI-Polantas Baku Hantam di Ambon Tak Punya SIM-STNK

Muslimin Abbas - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 12:18 WIB
Tangkapan layar video viral TNI baku hantam dengan Polantas di Ambon. (dok. Istimewa)
Tangkapan layar video viral TNI baku hantam dengan Polantas di Ambon. (dok. Istimewa)
Ambon -

Pemotor warga sipil di Kota Ambon, Maluku, kena tilang dan membuat saudaranya yang merupakan anggota TNI baku hantam dengan dua personel Polisi Lalu Lintas (Polantas). Ternyata pemotor itu ditilang karena tidak memiliki SIM dan STNK.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri mengungkapkan dua personel Polantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Rabu (24/11) sore kemarin melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Keduanya lalu mendapati pemotor yang melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM dan STNK.

"Kelalaian juga (pemotor) yang bersangkutan karena pada saat itu menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, yang juga tidak dilengkapi dengan surat-surat lainnya, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK," kata Refdi dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Kamis (25/11/2021).

"Kemudian anggota kita melakukan tindakan (tilang)," imbuhnya.

Karena tidak terima ditilang, pemotor langsung pergi dan memanggil saudaranya yang merupakan personel Kodam XVI/Pattimura. Anggota TNI itu lantas datang menemui dua personel Polantas yang menilang saudaranya.

"Hanya mungkin salah persepsi (antara oknum TNI dengan Polantas), mungkin ada miskomunikasi, terjadilah sesuatu yang tidak diinginkan," katanya.

Dalam video amatir yang viral di media sosial, anggota TNI itu terlibat baku hantam dengan dua Polantas di pinggir jalan. Para pengendara dan masyarakat sekitar tampak ramai menyaksikan mereka baku hantam.

Terdengar juga dalam video viral seorang ibu-ibu yang histeris. "Aduh, kenapa yang lain hanya diamkah (tidak memisahkan)," teriak ibu-ibu dalam video itu.

Pertikaian baru selesai setelah datang seorang pria dan satpam yang membantu melerai keduanya.

Atas kasus ini, Refdi mengingatkan setiap pengendara kendaraan bermotor di jalanan harus tertib berlalu lintas. Hal itu juga ditunjukkan dengan tertib administrasi, yakni selalu membawa SIM dan STNK.

"Yang namanya STNK ialah legitimasi operasional kendaraan di jalan. Jadi ini jadi pelajaran bagi kita, kita tidak mengikuti kesalahan itu," tegasnya.

Ini video 'Heboh Video Oknum TNI Adu Jotos dengan Polantas di Ambon':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/nvl)